Panglima TNI Pastikan Proses Hukum Oknum TNI Terlibat Penganiayaan dan Pembunuhan Imam Masykur Transparan, Sidang Digelar Terbuka

Galuh Prakasa
Jumat 01 September 2023, 18:44 WIB
Panglima TNI pastikan proses hukum tiga oknum TNI terlibat penganiayaan dan pembunuhan Imam Masykur transparan, sidang berlangsug terbuka. (Sumber : PMJNews/Fajar)

Panglima TNI pastikan proses hukum tiga oknum TNI terlibat penganiayaan dan pembunuhan Imam Masykur transparan, sidang berlangsug terbuka. (Sumber : PMJNews/Fajar)

INFOSEMARANG.COM -- Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan bahwa tiga anggota TNI yang terlibat dalam kasus penculikan dan penganiayaan terhadap Imam Masykur (25), yang menyebabkan kematian akan segera diproses hukum.

Panglima TNI Yudo menjelaskan bahwa tidak akan ada impunitas bagi oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini.

Beliau juga dengan tegas mengajak masyarakat untuk mengawasi dan mendukung proses hukum yang tengah berlangsung.

Baca Juga: Skripsi Tidak Dihapus Sebagai Syarat Lulus S1, Tetapi Bentuknya Bisa Beragam Tergantung Program Studi

“Yang jelas tidak ada impunitas, kita sudah terbuka, silakan diupdate, diawasi semuanya, tidak ada TNI yang ditutup-tutupi,” ujar Panglima TNI Yudo dikutip dari PMJNews, Jumat, 1 September 2023.

Panglima Yudo juga menekankan bahwa tidak akan ada pengampunan bagi anggota TNI yang terlibat dalam tindakan pidana dan kriminal.

Seluruh proses hukum akan dilaksanakan secara transparan, mulai dari tahap penyelidikan hingga sidang.

"Dari awal sudah saya sampaikan tolong tidak usah ragu-ragu, kalian bisa mengecek semuanya penyidikan sampai nanti sidang. Sidangnya mau hadir semuanya boleh, tidak ada yang ditutup-tutupi karena ini memang kriminal," katanya.

Baca Juga: Seminggu Hilang, Tim SAR Makassar Temukan Jenazah Pendaki Bone yang Hilang di Gunung Bulu Sonrongan, Pangkep

Masyarakat Diajak untuk Mendukung Proses Hukum

Panglima TNI juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam mengawal proses hukum ini demi keadilan dan kebenaran.

Dalam situasi seperti ini, keterbukaan dan dukungan dari masyarakat sangatlah penting untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil dan transparan.

Kasus ini akan terus dipantau oleh publik, dan Panglima TNI Yudo Margono berkomitmen untuk menjaga proses hukum agar berjalan dengan lancar dan adil.

Baca Juga: Kronologi Pria 'Koboi' di Semarang Todongkan Pistol, Niat Ingin Menolong Malah Diteriaki Begal

Diculik dan Dianiaya: Motif Pemerasan yang Mengerikan

Sebagaimana diketahui, 12 Agustus 2023, nasib malang menerpa Imam. Ia diculik dan dianiaya oleh tiga anggota TNI.

Salah satunya adalah Praka RM, seorang anggota Paspampres kemudian Praka HS anggota Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Praka J anggota TNI di Kodam Iskandar Muda Aceh.

Motif di balik perbuatan keji ini adalah pemerasan, merenggut hak hidup seorang pemuda untuk mendapat tebusan Rp 50 juta.

Kisah ini tak berakhir dengan penganiayaan semata namun hingga pembunuhan. Pada tanggal 18 Agustus 2023, jasad Imam Masykur ditemukan di Sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)