Publik Curiga Oknum Paspampres Terlilit Pinjol dan Judi Slot Sampai Tega Habisi Warga Aceh

Arendya Nariswari
Rabu 30 Agustus 2023, 21:12 WIB
Begini tampang tiga oknum TNI tersangka penganiayaan, pemerasan, hingga pembunuhan warga Aceh Imam Masykur (25). (Sumber : PMJNews)

Begini tampang tiga oknum TNI tersangka penganiayaan, pemerasan, hingga pembunuhan warga Aceh Imam Masykur (25). (Sumber : PMJNews)

INFOSEMARANG.COM - Kasus oknum Paspampres diduga melakukan penculikan dan penganiayaan terhadap warga Aceh hingga tewas masih ramai disorot oleh publik.

Warganet curiga, Paspampres Praka RM terlilit pinjol dan juga game slot judi online sebab meminta uang tebusan Rp50 juta ketika melakukan penculikan.

Praka RM dan dua oknum TNI terancam dipecat hingga diberikan hukuman mati atau penjara seumur hidup jika terbukti melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Aceh bernama Imam Masykur seperti disampaikan oleh Panglima TNI Yudo Margono.

Baca Juga: Dugaan Obat Terlarang dalam Kasus Tewasnya Pemuda Aceh oleh Paspampres, Pengamat: Ada Tuan dari 3 Onkum TNI ini

"Pasti dipecat dari TNI karena termasuk tindak pidana berat. Kawal agar pelaku dihukum berat, maksimal hukuman mati, minimal hukuman seumur hidup," ungkap Panglima TNI Yudo Margono dikutip dari unggahan akun Twitter @mazzini_gsp.

Publik bahkan sempat bertanya-tanya mengapa anggota TNI tersebut nekat melakukan pemerasan hanya demi uang tebusan Rp50 juta.

Tidak sedikit bahkan yang penasaran dengan berapa gaji Paspampres dan TNI hingga dengan keji membunuh demi uang tebusan tersebut.

Banyak warganet menduga jika oknum Paspampres dan TNI tersebut terlilit hutang pinjol hingga judi slot.

Baca Juga: Ditantang Netizen Undang Ortu Korban Oknum Paspampres ke Podcast, Deddy Corbuzier Masih Diam Seribu Bahasa

"Bau-bau kelilit hutang gara-gara judi slot," ungkap salah seorang warganet

"Takutnya gara-gara pinjol atau main slot, ngeri. Biasanya menghalalkan segala cara gara-gara habis diteror," imbuh warganet lain.

"Demi duit Rp50 juta aja? Gaji dan tunjangan nggak cukup? Bukannya banyak,atau jangan-jangan jadi korban main judi slot dendam pribadi? Secara pelakunya juga pas jadi pengantin pakai baju adat Aceh di foto yang beredar," tutur warganet lainnya.

Baca Juga: 7 Fakta Warga Aceh Tewas di Tangan Paspampres, Ternyata Korban dan Pelaku Tak Saling Kenal

Kendati demikian, kekinian belum ada rilis terbaru yang resmi diumumkan atas hasil penyidikan. Motif pembunuhan terhadap Imam Masykur sendiri belum diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )