KPK Temukan 12 Senjata Api dan Uang Puluhan Miliar di Rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Galuh Prakasa
Jumat 29 September 2023, 19:01 WIB
Ilustrasi | KPK Temukan senjata api dan uang puluhan miliar saat penggeledahan rumah milik Mentan Yasin Limpo di Kebayoran Baru. (Sumber : Pexels/Karolina Grabowska)

Ilustrasi | KPK Temukan senjata api dan uang puluhan miliar saat penggeledahan rumah milik Mentan Yasin Limpo di Kebayoran Baru. (Sumber : Pexels/Karolina Grabowska)

INFOSEMARANG.COM -- Penyidik KPK menemukan 12 senjata api saat melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Komplek Widya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, 28 September 2023.

Menurut Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait temuan dalam penggeledahan ini.

Menurut kabar yang dihimpun, senjata api yang diamankan mencapai jumlah 12 unit. Meskipun demikian, Ali tidak memberikan konfirmasi apapun tentang temuan senjata api tersebut.

Baca Juga: Taspen Fasilitasi ASN Dapatkan Kredit Rumah DP 0%, Tenor Hingga 40 Tahun

Ali menjelaskan bahwa KPK hanya berwenang memberikan keterangan terkait penyidikan dugaan korupsi, sementara soal senjata api berada di bawah kewenangan kepolisian.

"Terkait berapa jumlahnya atau ada izinnya dan lain sebagainya, itu kan di luar wilayah kewenangan dari KPK ya. Karena kami fokus-nya sekali lagi di penyelesaian proses penyidikan yang sedang kami lakukan ini," ujarnya.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK juga menyita uang tunai puluhan miliar rupiah.

Ali belum memberikan jumlah pasti uang yang disita, namun mencapai puluhan miliar rupiah.

"Sekira sejauh ini puluhan miliar yang kemudian ditemukan dalam proses penggeledahan dimaksud," katanya.

Baca Juga: VIRAL Perempuan Teriak Minta Tolong dan Dipaksa Masuk Mobil, Pemilik Kendaraan Diamankan dan Dimintai Keterangan

Selain uang tunai, penyidik KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen terkait keuangan dan pemberian aset bernilai ekonomis.

Semua barang bukti ini akan dianalisis dan dimasukkan ke dalam berkas penyidikan.

Hari ini, penyidik KPK mengumumkan peningkatan status kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) ke tahap penyidikan.

Ali mengatakan bahwa setelah melakukan penyelidikan dan menilai cukupnya alat bukti, tim penyelidik KPK menyimpulkan bahwa kasus ini layak untuk diproses lebih lanjut.

Meskipun begitu, KPK belum bisa mengumumkan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini karena proses penyidikan dan pengumpulan alat bukti masih berlangsung.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)