Mengerikan! Ayah Gergaji Jari Anaknya hingga Nyaris Putus karena Ketahuan Mencuri di Desa Sakerta Timur, Kuningan

Galuh Prakasa
Selasa 19 Desember 2023, 12:04 WIB
Ilustrasi | Triwanto alias Darto tega gergaji jari telunjuk anaknya hingga nyaris putus di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat. (Sumber : Pexels/Anna Shvets)

Ilustrasi | Triwanto alias Darto tega gergaji jari telunjuk anaknya hingga nyaris putus di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat. (Sumber : Pexels/Anna Shvets)

INFOSEMARANG.COM -- Polres Kuningan berhasil menangkap seorang ayah yang melarikan diri setelah menggergaji jari telunjuk anak perempuannya yang berusia 10 tahun hingga nyaris putus.

Peristiwa kejam ini terjadi di rumah pelaku Triwanto alias Darto, di Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma, Kuningan, Jawa Barat pada Minggu, 17 Desember 2023.

AKP I Putu Ika Prabawa, Kasat Reskrim Polres Kuningan, pada Selasa, 19 Desember 2023, mengungkapkan bahwa pelaku telah berhasil ditangkap, sementara barang bukti berupa gergaji kayu juga diamankan.

Baca Juga: Kejanggalan Polres Gresik Bantah Aniaya Aldtya Warga Sedan Rembang, Klarifikasi tanpa Bukti?

Berdasarkan pengakuan pelaku, tindakan kejam ini tidak hanya terbatas pada penggunaan gergaji, tetapi juga termasuk pembantingan tubuh, pemukulan wajah, kepala, dan perut menggunakan kepalan tangan.

"Terduga pelaku juga melakukan tendangan ke perut korban dan menggergaji jari telunjuk kiri korban dengan gergaji," ungkapnya kepada media.

Ibu korban, mengetahui kejadian tersebut, merasa tidak bisa berbuat apa-apa karena takut.

"Setelah banyak warga mengetahui kejadian ini, ibu korban melaporkannya ke polisi, dan pelaku melarikan diri ke arah hutan," tambahnya.

Pelaku melakukan kekerasan ini setelah anaknya tertangkap mencuri pada Minggu, 17 Desember 2023.

Baca Juga: Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Ragnar Oratmangoen Gagal Perkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023

Seorang warga melaporkan insiden ini kepada pelaku, yang kemudian marah dan menggunakan gergaji untuk memotong jari telunjuk korban.

Setelah melakukan kekejaman itu, pelaku langsung melarikan diri, dan warga yang mengejarnya kehilangan jejak.

Polisi berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam, saat ia sedang menikmati kopi di warung di Desa Paninggaran, desa tetangga tempat tinggalnya.

Warga sekitar, dalam keterangannya kepada media, mengungkapkan bahwa insiden kekerasan dalam rumah tangga ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, istri pelaku juga menjadi korban.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)