Kisah Pilu Anak Tetangga Trauma Tahu Bocah K di Penjaringan Tewas Usai Dibanting Ayah

Arendya Nariswari
Senin 18 Desember 2023, 15:06 WIB
ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Sebelum meninggal dunia usai dibanting sang ayah, bocah K diketahui memang sempat bersepeda dan menabrak anak dari tetangganya.

Namun siapa sangka, anak Dina tetangga bocah K yang sempat ditabrak itu kini mengalami trauma usai mengetahui korban sampai meninggal dunia di tangan ayah kandungnya.

Anak Dina pada waktu tersenggol sepeda bocah K memang sempat menangis, namun oleh sang ibu berhasil ditenangkan.

Baca Juga: Astaghfirullah, Begini Curhat Nyesek Cowok yang Ijazahnya Dibakar Pacar Cuma Gegara Helm

Tetapi usai mengetahui bocah K meninggal dunia secara tragis, anak Dina yang berusia 4 tahun itu mengalami trauma dan sering mengigau.

“Sekarang gini anak saya itu tidur gak enggak bisa tidur selalu mengigau, ngigau gak bisa tidur, dia enggak mau makan enggak minum karena kaget ketemu orang seperti ini,” tutur Dina.

‘Aku sudah minggir loh terus K nabrak aku terus K dibanting bapaknya mati’ begitu kurang lebih kalimat mengigau yang terdengar dari anak Dina setiap kali tertidur.

Baca Juga: Fakultas Teknik UGM Rilis SE Larang Aktivitas LGBT di Kampus, Ada Pria Berpenampilan Perempuan Gunakan Toilet Perempuan

Saat ada wartawan hendak mewawancarai sang ibu, anak tersebut bahkan langsung lari ketakutan.

“Bahkan kemarin wartawan lihat sendiri bagaimana kondisi anak saya begitu ada, anak saya langsung gemeter dia langsung meluk saya panik itu apakah itu bukan suatu trauma. Itu sudah trauma,” ungkap Dina.

Dina dan suaminya sudah berusaha membawa buah hatinya ke dokter dan disarankan untuk rujukan kepada spesialis anak.

Baca Juga: 2023 Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Panas di Musim Penghujan Ini

Namun jika didapati tanda kejiwaan kurang sehat, baru anak tersebut harus segera dibawa ke psikolog.

“Kalau menurut dokter sih ini harus dibawa ke dokter anak, anak dululah, mudah-mudahan sih nggak papa hanya trauma sementara saya sih berharap begitu,” pungkas suami Dina.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )