Pengakuan Tetangga saat Detik-detik Ayah Banting Anak Sendiri sampai Meninggal Dunia

Arendya Nariswari
Minggu 17 Desember 2023, 21:00 WIB
ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Belum lama ini publik dikejutkan dengan kasus ayah banting anak hingga meninggal dunia di Kawasan Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara.

Apalagi, aksi kekerasan Usmanto (43) terhadap sang anak berinisial K (11)itu sempat terekam CCTV.

Pada video yang beredar, bocah K terlihat beberapa kali mendapatkan kekerasan dari sang ayah yakni Usmanto.

Baca Juga: Klarifikasi Prabowo Subianto Soal "Ndasmu Etik": Sekadar Guyon Banyumasan dalam Internal Partai

Sebelum meninggal dunia, K sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Tetangga korban yakni Dina dihimpun dari YouTube @tvOnesNews sempat memberikan kesaksian ketika peristiwa itu terjadi.

Usmanto pada waktu itu terlihat sedang berada di depan rumah sambil bermain gitar.

Motif Usmanto lakukan kekerasan pada anaknya itu dilatarbelakangi oleh rasa emosi dan malunya terhadap ulah sang anak.

Baca Juga: Debat Perdana Cawapres Digelar Jumat, 22 Desember 2023 di Jakarta Convention Center

Bocah K pada waktu itu diketahui mengendarai sepeda dengan cepat sehingga menyerempet anak tetangga.

Dina sempat menegur K sebab sang anak sedikit terluka usai tersenggol sepeda yang dikendarai oleh bocah itu.

“Awalnya K itu naik sepeda dia ngebut nah ngebut itu dia nabrak putra saya di sini, tersenggol lah ya bukan, tertabrak maaf, nah sempatlah sedikit membiru, putra saya nangis, saya tenangin lah,” ungkap Dina.

Usmanto sempat melihat bocah K dimarahi oleh Dina usai menyerempet anak tetangga itu.

Baca Juga: Ngawur! Gara-gara Helm Tak Dikembalikan, Wanita Ini Nekat Bakar Ijazah Pacar

Dina membantah bahwa memberikan teguran ketika ayah dari bocah itu sedang tidur siang di rumahnya.

“Pak Usman itu sedang main gitar, jadi saat K nabrak putra saya, itu melihat secara langsung saya tegur pun pelan-pelan jangan ngebut-ngebut ke K. Pak Usman lihat sendiri,” jelas Dina.

Dina juga mengaku tak membentak K meskipun sang anak menangis sebab terserempet sepeda.

Wajah senyum diperlihatkan oleh K ketika Dina mencoba menegurnya usai ngebut naik sepeda.

Baca Juga: Ngawur! Gara-gara Helm Tak Dikembalikan, Wanita Ini Nekat Bakar Ijazah Pacar

“Saya bilang lagi jangan ngebut-ngebut K hanya ketawa nyengir main sepeda lagi seperti biasa ya, kan saya masih nenangin anak saya,” lanjutnya.

Namun siapa sangka, setelah main gitar Usmanto terlihat berjalan seperti mencari sesuatu.

Dina tak menyangka ternyata waktu itu Usmanto mencari keberadaan K dan melakukan aksi kekerasan itu.

Kekinian, Polres Jakarta Utara telah mengamankan Usmanto atas aksi kekerasan yang telah ia lakukan kepada putranya sendiri.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )