Kejanggalan Polres Gresik Bantah Aniaya Aldtya Warga Sedan Rembang, Klarifikasi tanpa Bukti?

Noorchasanah Anastasia
Selasa 19 Desember 2023, 11:42 WIB
Aldtya Rosadi warga Sedan, Rembang, ditahan di Polres Gresik setelah kedapatan menadah ponsel yang diduga dijual oleh pelaku pembunuhan. Disebut ia disiksa hingga diduga alat kelaminnya dibakar. (Sumber : Facebook Nanda Adellia - InfoSemarang.com)

Aldtya Rosadi warga Sedan, Rembang, ditahan di Polres Gresik setelah kedapatan menadah ponsel yang diduga dijual oleh pelaku pembunuhan. Disebut ia disiksa hingga diduga alat kelaminnya dibakar. (Sumber : Facebook Nanda Adellia - InfoSemarang.com)

Polres Gresik membantah adanya penganiayaan dan penyiksaan terhadap Aldtya Rosadi, pria yang ditangkap di Rembang, karena diduga menjadi penadah HP milik pelaku pembunuhan.

INFOSEMARANG.COM - Polres Gresik memberikan klarikfikasi terkait dugaan penganiayaan terhadap Aldtya Rosadi warga Sedan, Rembang. Dugaan penganiyaan yang disebutkan yakni Aldtya disetrum hingga alat kelamin dibakar.

Melalui akun Instagramnya, Polres Gresik membantah tudingan penyiksaan tersebut. Pihaknya menyebutkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Aldi di RSUD Ibnu Sina, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Hasil riksa Urkes Res Gresik dan RSUD Ibnu Sina, tdk ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh tsk A.R. dan berdasarkan hasil penyidikan, tsk A.R. Penuhi unsur pasal 480 KUHP. Apabila ada yg ditanyakan dpt hubungi hotline 0822 34643119," tulis Polres Gresik.

Baca Juga: Kronologi Aldtya Warga Sedan Rembang Ditahan hingga Diduga Alat Kelamin Dibakar di Polres Gresik

Mengutip dari @viralrembang, Polres Gresik mengaku jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Aldi sesuai dengan SOP yang berlaku tanpa menyalahi prosedur.

Namun warganet pun mempertanyakan alasan Polres Gresik tidak mengunggah hasil pemeriksaan kesehatan terhadap Aldi tersebut demi transparansi.

Diberitakan sebelumnya, Aldi ditangkap oleh Polres Rembang setelah melakukan COD pembelian HP yang diduga berasal dari pelaku pembunuhan asal Gresik, Jawa Timur.

Setelah sempat ditahan di Polres Rembang, Aldi digiring ke Polres Gresik karena tragedi pembunuhan terjadi di Gresik. Aldi pun tak tahu-menahu jika ponsel tersebut berasal dari pelaku kriminal.

Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga Aldi masih mengupayakan pembebasan Aldi yang dianggap tak tahu-menahu soal insiden pembunuhan di Gresik. Keluarga juga meminta kasus dugaan penganiayaan terhadap Aldi diusut tuntas.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)