Klarifikasi Tetangga yang Anaknya Tertabrak Sepeda Awan di Penjaringan, Bikin Warganet Heran: Kok Malah Membela Diri?

Elsa Krismawati
Senin 18 Desember 2023, 06:00 WIB
Kesaksian orang tua yang anaknya tertabrak sepeda Awan (Sumber : YouTube Pratiwi Noviyanthi)

Kesaksian orang tua yang anaknya tertabrak sepeda Awan (Sumber : YouTube Pratiwi Noviyanthi)

INFOSEMARANG.COM - Kasus Ayah banting anak hingga tewas di Penjaringan, Jakarta Utara masih jadi buah bibir masyarakat.

Korban bernama Awan (10) tewas usai ayahnya Usman (44) diduga naik pitam usai mendengar ocehan tetangga soal kenakalan sang anak pada 14 Desember 2023 lalu.

Kali ini, klarifikasi dari tetangga yang anaknya tertabrak Awan membuat sejumlah warganet geram.

Baca Juga: Klarifikasi Prabowo Subianto Soal "Ndasmu Etik": Sekadar Guyon Banyumasan dalam Internal Partai

Dalam tayangan YouTube Pratiwi Noviyanthi, Dina yang merupakan orang tua anak yang tertabrak awan disebutkan mendatangi Usman setelah kejadian.

Suami Dina lantas mengklarifikasi jika hal itu tidak benar.

"Itu tidak benar sama sekali, istri saya enggak marah-marah," tuturnya.

Sosok itu menyebut, bahkan setelah kejadian, dialah orang yang membawa korban ke Rumah Sakit.

Baca Juga: Debat Perdana Cawapres Digelar Jumat, 22 Desember 2023 di Jakarta Convention Center

Malahan, anaknya yang saat ini masih berusia 4 tahun mengalami trauma mendalam setelah Awan meninggal dunia.

"Warga nyaksiin istri saya ngomong 'Awan jangan kenceng-kenceng' salah gak kalau begitu? Usmannya aja yang menanggapinya berlebihan, kiranya tadi udah selesai," sambungnya.

Ia menegaskan, jika sang istri tak pernah menegur pelaku saat itu.

Baca Juga: Akun Ini Bongkar Kejanggalan Istri Guru SD di Malang Diduga Bukan Ikut Bunuh Diri Tapi..

"Engga ada istri saya engga negur Usman, saat itu Usman sendiri yang denger anaknya nabrak anak saya, dan istri saya enggak marah-marah," jelasnya.

Pasangan suami istri itu pun menegaskan, jika pemberitaan yang beredar tentang kejadian sebenarnya sudah simpang siur.

Sontak pernyataan orang tua dari anaknya yang tertabrak sepeda korban bikin sejumlah warganet heran.

Baca Juga: Raffi Ahmad Bocorkan Rencana Bangun Bekizart Beach Club di Pantai Krakal, Yogyakarta

"Ya Allah, kok si ibu dan si bapaknya malah membela diri banget, semoga kebenaran akan terungkap," tulis warganet.

"Asli gemes sama ibu dan bapaknya, kok gak merasa berasalah gak aad kata maaf sama keluarga korban," tulis yang lain.

"Wallahualam semoga apa yang diaktakan ibu bisa dipertanggungjawabkan," tulis warganet lainnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )