Pemerintah Hapuskan Pangkat PNS Golongan I, II, III, dan IV Bila Single Salary Diterapkan! Ini Gantinya

Elsa Krismawati
Jumat 14 Juli 2023, 20:08 WIB
Nominalnya fantastis jika gaji PNS menerapkan sistem single salary (Sumber : Kominfo.go.id)

Nominalnya fantastis jika gaji PNS menerapkan sistem single salary (Sumber : Kominfo.go.id)

INFOSEMARANG.COM - Pemerintah sedang mempertimbangkan penerapan sistem single salary, yang berarti pangkat PNS golongan I II III IV akan dihapuskan.

Rencana ini mengubah struktur kepangkatan PNS yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Penggantian pangkat PNS golongan I II III IV ini terkait dengan rencana besar yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah.

Baca Juga: 8 Langkah Keluar dari Hubungan Toxic, Sebaiknya Berani Mengakui Hal ini!

Rencana ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem gaji PNS dengan menghapuskan klasifikasi pangkat tersebut.

Saat ini, pangkat PNS golongan golongan I II III IV memiliki perbedaan gaji yang signifikan.

Dengan diterapkannya sistem single salary, setiap PNS akan menerima gaji yang setara berdasarkan jabatan.

Baca Juga: Bekerja di Industri Perbankan? Inilah 7 Tips Ampuh untuk Sukses Berkarir di Bank

Selain itu, dinilai dari pengalaman, dan kualifikasi yang dimiliki, tanpa mempertimbangkan pangkat golongan.

Tujuan dari rencana ini adalah untuk menciptakan keadilan dalam pembayaran gaji PNS dan mengurangi disparitas gaji antara pangkat-pangkat yang berbeda.

Namun, rencana ini masih dalam tahap pembahasan dan belum diimplementasikan secara resmi.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Wanita Lebih Cepat Mati Rasa dengan Pasangan, Salah Satunya Tidak Lagi Diutamakan

Pemerintah sedang melakukan kajian lebih lanjut terkait dampak dan konsekuensi dari penerapan sistem gaji tunggal ini.

Perubahan semacam ini memerlukan pemikiran matang dan proses yang teliti agar dapat dilakukan dengan efektif dan adil.

Penerapan sistem single salary al ini diharapkan dapat mendorong kinerja PNS.

Baca Juga: Mengungkap Rahasia Sukses ala Steve Jobs: Inspirasi dari Sang Visioner

Termasuk keadilan dalam penggajian, peningkatan efisiensi administrasi, dan pengurangan biaya yang terkait dengan administrasi pangkat golongan.

Ketua Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Bappenas, Bogat Widyatmoko menyebut soal single salary.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan FGD Rancangan Awal RPJP 2024-2045 Rabu 31 Mei 2023 yang disiarkan di YouTube Bappenas RI.

Baca Juga: Ada Wanita Ngaku Jadi Budak Nafsu Panji Gumilang Semalam Dibayar Rp 100 Juta? Cek Faktanya

Karena tidak lagi menggunakan golongan I II III IV maka akan digantikan oleh 3 jabatan.

Tiga jabatan tersebut adalah Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT), Jabatan Administrasi (JA), dan Jabatan Fungsional (JF).

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Korea Adaptasi Webtoon Usung Genre Action, Thriller, Hingga Fantasy

Namun karena ini masih dalam tahap pembahasan, sebaiknya menunggu pengumuman resmi pemerintah. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)