Jangan Panik! Tenaga Honorer dengan Kategori ini Aman dari Penghapusan, Cek Apakah Anda Termasuk?

Elsa Krismawati
Kamis 13 Juli 2023, 18:52 WIB
Tenaga Honorer kategori ini tidak dihapuskan. (Sumber : SSCASN BKN)

Tenaga Honorer kategori ini tidak dihapuskan. (Sumber : SSCASN BKN)

INFOSEMARANG.COM - Jangan dulu panik akan dihapus jadi tenaga honorer, kabarnya ada kategori yang tidak dihapus.

Kendati demikian informasi ini belum secara resmi diumumkan pemerintah.

Pemerintah merencanakan untuk menghapus tenaga honorer pada tahun 2023, dengan jadwal penghapusan yang dijadwalkan pada tanggal 28 November 2023.

Baca Juga: PPPK Part Time: Solusi Bagi Penghapusan Tenaga Honorer November 2023

Namun, kabar baiknya adalah pemerintah telah menjamin bahwa tenaga honorer  dengan kategori ini tidak ada yang kehilangan pekerjaan mereka.

Alex Denni, Deputi Bidang SDM Aparatur Negara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memastikan.

Bahwa tenaga honorer kategori terdaftar di BKN tidak akan kehilangan mata pencaharian atau dipecat tanpa solusi.

Baca Juga: Akankah Hasil Perombakan Tunjangan Kinerja PNS Disahkan Bulan Agustus?

Menurutnya, pemberhentian tenaga honorer justru akan mengganggu layanan publik yang sudah ada.

"Bagi kami, para tenaga honorer itu penting dalam pelayanan publik," ujar Alex Denni dalam wawancara di DPR RI. dikutip Infosemarang.com dari KompasTV tanggal 10 Juli 2023.

"Banyak daerah yang mengandalkan tenaga honorer, dan jika mereka dihapus, sistem pelayanan publik akan lumpuh karena jumlah ASN yang terbatas," tambahnya.

Baca Juga: Link Nonton Revenant' episode 7 Sub Indo Tayang Kapan dan di Mana?

Oleh karena itu, sebagai solusi yang aman bagi tenaga honorer, lahirlah prinsip panduan yang merupakan hasil dari koordinasi antara Kemenpan RB dan Komisi II DPR RI.

Prinsip utama pemerintah adalah menghindari PHK massal dan pengurangan penghasilan bagi tenaga honorer.

Alex Denni menegaskan bahwa sebelum penghapusan tenaga honorer pada bulan November, pemerintah telah melakukan pendataan terhadap mereka yang sudah terdaftar.

Baca Juga: 5 Ungkapan Kesal Nan Ikonik Dalam Bahasa Korea yang Sering Muncul di Drakor, Jangan Diucapkan!

Data tenaga honorer yang telah dikumpulkan oleh Kemenpan RB mencapai 2,3 juta orang.

Dengan demikian, bagi tenaga honorer yang masuk dalam kategori yang telah terdaftar, kemungkinan besar mereka tidak akan terkena penghapusan.

Kabarnya, pemerintah telah merumuskan misi untuk menyelesaikan permasalahan ini, dan skema yang telah ditetapkan per 6 Juli adalah tidak adanya PHK massal tenaga honorer di seluruh daerah.

Baca Juga: Alasan Dibalik Latar Jembatan Sungai Han dalam Drakor Revenant, Singgung Kasus Bunuh Diri di Korea Selatan

"Beberapa skema masih dalam pembahasan, namun yang sudah final adalah tidak adanya PHK massal," tegas Alex Denni.

Jadi, bagi Anda tenaga honorer yang telah terdaftar dalam database, Anda tidak perlu khawatir akan penghapusan pada November 2023 mendatang.

Namun untuk kepastian lebih lanjut, ikuti informasinya melalui akun resmi milik pemerintah. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)