Cara Menghadapi Pasangan yang Kerap Mengungkit Masa Lalu, Jangan Cemburu Buta, Coba Lakukan Hal Ini!

Elsa Krismawati
Minggu 22 Oktober 2023, 18:17 WIB
Ilustrasi | pasangan yang kerap mengungkit masa lalu (Sumber : Freepik/prostock-studio)

Ilustrasi | pasangan yang kerap mengungkit masa lalu (Sumber : Freepik/prostock-studio)

INFOSEMARANG.COM - Setiap orang memiliki masa lalu yang jadi kehidupan mereka, dan tidak mudah untuk melupakannya begitu saja.

Termasuk pasangan yang bersama kita saat ini, mereka juga memiliki masa lalu yang berkesan.

Namun, bila masa lampau terus diungkit dan tidak berfokus pada masa kini, apakah tidak menjengkelkan?

Baca Juga: Ingin Punya Gaya Hidup Minimalis? Coba Terapkan 5 Langkah Ini Sekarang Juga!

Nah berikut ini ada beberapa cara menghadapi pasangan yang kerap mengungkit masa lalu, daripada cemburu yang tak jelas, lakukan hal ini supaya hubungan kalian lebih baik!

1. Tenangkan diri, jangan gampang terbawa emosi

sangat menyebalkan memang ketika kita jadi pihak yang terus-terusan mengalah dan mengerti.

Baca Juga: Cara Mengolah Ikan Bandeng Agar Tidak Amis, Ternyata Tahapan Ini Jadi Kunci

Namun marah juga bukan solusi, dan malah akan memperparah situasi.

2. Tanyakan alasan di balik pasangan masih ingat masa lalu

Setelah tenang, tanyakanlah mengapa pasan kamu begitu sering mengungkit masa lalu yang tidak ada hubungannya dengan kamu.

Sebab, bisa saja mungkin pikirannya masih terganjal, karena belum menemukan jawaban atas kejadian yang terjadi di masa lalu.

Jadi, lebih baik kamu tanyakan dulu, ya, daripada langsung menyimpulkan.

Baca Juga: Tak Selalu Berjalan Mulus, Ini Deretan Usaha Gibran Rakabuming yang Berujung Gulung Tikar

3. Beri pengertian setiap orang punya masa lalu

Setelah berhasil mempertanyakan alasan dibalik perbincangan masa lalunya, alangkah bijak jika kamu juga beritahu kalau setiap orang punya masa lalu.

Namun, karena kamu menghargai pasanganmu, hal itu membuat kamu menahan diri agar tidak menyakiti perasaannya.

Baca Juga: Tak Selalu Berjalan Mulus, Ini Deretan Usaha Gibran Rakabuming yang Berujung Gulung Tikar

4. Tunjukan dirimu sudah berubah

Mengenang masa lalu kadang diperlukan, namun hanya cukup dijadikan pembelajaran.

Tunjukan dirimu punya masa lalu, dan kini sudah berubah.

Sehingga ada dorongan di pasangan untuk turut serta dalam perubahan itu.

Baca Juga: Resiko Makan Tahu-Tempe Berlebih, Bukan Makin Sehat, Ini Efek Sampingnya Bagi Tubuh

5. Jika sudah berlebihan, tegur dan peringatkan dengan baik

Jika pasanganmu terlalu berlebihan dalam mengungkit masa lalu, sebaiknya tegur dia baik-baik.

Apalagi masa lalu itu berhubungan dengan mantan kekasih dan turut membanding-bandingkanmu dengan sosok lain.

Ini sudah berlebihan, dan ada baiknya segera kamu tegur.

Baca Juga: Mengenal Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati Pada Tanggal 22 Oktober

Karena setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, setiap orang punya masa lalu. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)