Haruskah Rutin Cek Ponsel Pasangan Demi Mengantisipasi Perselingkuhan?

Arendya Nariswari
Minggu 22 Oktober 2023, 12:30 WIB
Ilustrasi wanita mengecek ponsel pasangannya (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

Ilustrasi wanita mengecek ponsel pasangannya (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

INFOSEMARANG.COM - Perselingkuhan adalah salah satu masalah yang sering terjadi dalam hubungan asmara. Perselingkuhan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti adanya ketertarikan pada orang lain, ketidakpuasan dalam hubungan, atau mencari pelarian dari masalah.

Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa rutin memeriksa ponsel pasangan adalah salah satu cara untuk mencegah perselingkuhan.

Dengan memeriksa ponsel pasangan, seseorang dapat mengetahui jika pasangannya memiliki aktivitas yang mencurigakan, seperti sering chat dengan orang lain atau mengunduh aplikasi kencan.

Baca Juga: Gratis Nonton di HP Laga Persita Tangerang vs Persis Solo, BRI Liga 1, Minggu, 22 Oktober 2023

Namun, apakah rutin memeriksa ponsel pasangan benar-benar efektif untuk mencegah perselingkuhan? Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

Kepercayaan

Dasar dari setiap hubungan yang sehat adalah kepercayaan. Jika Anda tidak percaya pada pasangan Anda, maka Anda akan selalu merasa curiga dan ingin memeriksa ponselnya. Hal ini dapat merusak hubungan Anda dan membuat pasangan Anda merasa tidak dihargai.

Privasi

Setiap orang memiliki hak untuk privasi, termasuk pasangan Anda. Jika Anda memeriksa ponsel pasangan Anda tanpa sepengetahuannya, maka Anda telah melanggar hak privasinya. Hal ini dapat membuat pasangan Anda merasa tidak nyaman dan kehilangan rasa kepercayaan pada Anda.

Baca Juga: Bukan Berdebat, Ini 10 Kalimat Cerdas Menjawab Sindirian dan Komentar Negatif dari Orang yang Bersifat Pasif-Agresif

Efek negatif

Rutin memeriksa ponsel pasangan dapat menimbulkan efek negatif, seperti:

  • Stres dan kecemasan
  • Merasa tidak aman dalam hubungan
  • Menghancurkan kepercayaan
  • Merusak hubungan

Cara mencegah perselingkuhan

Ada beberapa cara yang lebih efektif untuk mencegah perselingkuhan, yaitu:

  • Membangun komunikasi yang terbuka dan jujur
  • Memberi perhatian pada kebutuhan emosional pasangan
  • Menjaga kualitas hubungan

Jika Anda merasa pasangan Anda memiliki potensi untuk selingkuh, maka Anda dapat mencoba untuk berbicara dengannya secara terbuka dan jujur. Anda juga dapat mencoba untuk memenuhi kebutuhan emosional pasangan Anda dan menjaga kualitas hubungan Anda.

Baca Juga: Cuitan Gibran Soal Teka-teki Cawapres Prabowo Bikin Warganet Puyeng: Pusing Gue

Rutin memeriksa ponsel pasangan bukanlah solusi yang efektif untuk mencegah perselingkuhan. Sebaliknya, hal ini dapat merusak hubungan Anda dan menimbulkan efek negatif.

Jika Anda ingin mencegah perselingkuhan, maka Anda dapat mencoba untuk membangun komunikasi yang terbuka dan jujur, memenuhi kebutuhan emosional pasangan, dan menjaga kualitas hubungan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )