Kenali Sejak Dini, Ini 6 Ciri Pria Red Flag, Jangan Sampai Terjebak!

Elsa Krismawati
Jumat 28 Juli 2023, 11:58 WIB
Begini ciri cowok Redflag! (Sumber : pexels.com)

Begini ciri cowok Redflag! (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Ada ungkapan yang mengatakan bahwa cinta itu buta, sehingga banyak orang terlena dan mencintai tanpa mempertimbangkan kekurangan pasangan mereka.

Namun, meskipun penting untuk mencintai dengan tulus dan menerima kekurangan pasangan.

Penting juga untuk waspada terhadap deretan sinyal atau pertanda buruk pada pria yang perlu dihindari saat jatuh cinta.

Baca Juga: Menurut Studi, Ini Deretan Manfaat Tanaman Rosemary, Bisa Suburkan Rambut!

Istilah 'red flag' digunakan untuk menggambarkan tanda-tanda yang menunjukkan adanya bahaya jika hubungan tersebut terus berlanjut.

Untuk menghindari menjadi korban permainan cinta, penting untuk mengenali tipe pria 'red flag' berikut:

1.Manipulatif

Pria manipulatif sering berbohong dan memberikan janji-janji manis, tetapi pada akhirnya meninggalkan dengan beribu alasan.

Baca Juga: HEBOH! Ponpes Al Zaytun Miliki Hotel 53 Kamar Tak Terdaftar di PHRI, Bupati Indramayu Terjunkan Tim Investigasi

Mereka mencoba membuat pasangan merasa bergantung padanya dengan memberikan perhatian dan perasaan nyaman, tetapi sebenarnya mereka hanya memanfaatkan kebaikan orang lain.

2.Perhitungan

Pria yang perhitungan cenderung mengharapkan pasangan membayar segala tagihan atau tidak mau mengeluarkan uang untuk pergi bersama.

Mereka tidak menganggap pasangan sebagai prioritas dan tidak ingin menghabiskan uang untuk hubungan.

Baca Juga: Profil Henri Alfiandi Marsekal Madya TNI Purn, Kepala Basarnas yang Jadi Tersangka Korupsi Rp88 Miliar

3.Player

Meskipun tampan, seorang player harus dihindari. Mereka sering datang dengan cepat dan menawarkan hubungan, tetapi sebenarnya hanya penasaran atau bosan.

Selain itu, sering berkirim pesan dengan perempuan lain adalah tanda bahwa mereka cenderung tidak setia.

Baca Juga: Punya Pesawat Pribadi, Segini Harta Milik Henri Alfiandi, Kepala Basarnas yang Kini Jadi Tersangka Kasus Korupsi

4.Tidak inisiatif

Pria yang tidak inisiatif seringkali membuat pasangannya merasa sendiri dan terabaikan.

Mereka tidak berusaha mencari topik pembicaraan, tidak menanyakan kabar, atau bahkan menghilang tanpa memberi kabar.

Baca Juga: Cek! Begini Syarat Pendaftaran CPNS 2023 Kejaksaan RI, Apakah Ada Perubahan?

5.Egois

Pria egois lebih mementingkan diri sendiri daripada pasangannya.

Mereka sering mengabaikan kebutuhan dan keinginan pasangan, membuatnya merasa tidak dihargai.

6.Sering melakukan kekerasan verbal atau fisik

Pria yang sering melakukan kekerasan verbal atau fisik merupakan tanda red flag yang serius.

Baca Juga: Cek! Begini Syarat Pendaftaran CPNS 2023 Kejaksaan RI, Apakah Ada Perubahan?

Kekerasan ini bisa menyakiti baik secara fisik maupun mental, dan bisa menjadi ancaman bagi pasangan.

Penting untuk diingat bahwa cinta sejati tidak menyakiti dan tidak merugikan pihak lain.

Jika menghadapi tipe pria 'red flag' seperti yang dijelaskan di atas, lebih baik menghindar dan mencari hubungan yang lebih sehat dan bahagia.

Ingatlah bahwa kita layak mendapatkan hubungan yang baik dan tidak perlu mengorbankan diri dalam toxic relationship.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )