7 Alasan Mengapa Pria Tampan Tak Selalu Jadi Pilihan Terbaik Bagi Wanita

Elsa Krismawati
Rabu 26 Juli 2023, 09:00 WIB
pria tampan tak selalu jadi pilihan terbaik bagi wanita, apa alasannya? (Sumber : pexels.com)

pria tampan tak selalu jadi pilihan terbaik bagi wanita, apa alasannya? (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Setiap orang pasti mendambakan pasangan yang mempunyai paras rupawan, termasuk wanita mendambakan pria tampan.

Bagi sebagian wanita, memiliki pria tampan akan memuaskan hasrat dan kunci kebahagiaannya.

Namun rupanya pria tampan bisa juga jauh dari harapan, beberapa studi menunjukkan, tidak perlu hal seperti itu agar wanita bisa bahagia dalam hubungan.

Baca Juga: Menurut Feng Shui, Ini 5 Tanaman Hias yang Punya Energi Positif untuk Rumah Apa Saja Jenisnya?

Mungkin beberapa alasan ini bisa jadi penyebabnya, jika pria tampan tak selalu jadi pilihan terbaik bila wanita ingin bahagia dalam hubungan mereka.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini 7 alasan mengapa pria tampan tak selalu jadi pilihan terbaik.

1. Wanita merasa lebih nyaman dengan kondisi fisiknya sendiri

Baca Juga: Statusnya di Luar KGB, Simak Syarat Guru PPPK Biar Bisa Dapatkan Gaji Istimewa

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di laman sciencedirect.com telah mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki pasangan yang menarik secara fisik merasa lebih termotivasi untuk menjalani diet.

Meskipun motivasi ini bukan karena merasa suaminya lebih baik dari dirinya, namun lebih berkaitan dengan kekhawatiran akan persaingan dengan wanita lain.

Baca Juga: Pemerintah Hapuskan Tenaga Honorer, Akankah Diangkat Langsung PNS dan PPPK?

Perasaan seperti ini dapat berdampak negatif pada harga diri dan bahkan menyebabkan timbulnya depresi.

Dengan demikian, wanita yang memiliki pasangan yang menarik secara fisik mungkin mengalami tekanan dan rasa takut yang lebih besar.

2. Wanita mendapat perhatian lebih dari pasangannya

Pria yang tidak memiliki penampilan fisik yang menarik cenderung berusaha keras untuk memikat hati pasangannya.

Baca Juga: Ini Solusi Pemerintah Bila Tenaga Honorer Dihapus November 2023, Setuju Gak?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang memiliki pasangan pria yang kurang menarik secara fisik seringkali mendapatkan lebih banyak perhatian dan penuh romantis.

Baca Juga: Pemerintah Hapuskan Tenaga Honorer, Akankah Diangkat Langsung PNS dan PPPK?

Pria yang menyadari bahwa penampilannya tidak begitu menonjol, cenderung berusaha mengkompensasi dengan memberikan perhatian ekstra dan usaha lebih dalam menjaga hubungan mereka.

3. Meminimalisir kebohongan

pria yang memiliki penampilan fisik menarik sering kali menarik perhatian dari orang lain.

Baca Juga: CPNS dan PPPK Dibagi Untuk Formasi ini, Terbaru Dibuka September 2023, Sudah Siap Belum?

Ketika dihadapkan pada godaan, tidak jarang mereka merasa tergoda untuk berbohong atau menipu pasangan mereka.

Wanita yang berhubungan dengan pria yang tampan mungkin lebih sering mengalami tantangan dalam kehidupan percintaan mereka, termasuk kekhawatiran, kebohongan, penipuan, pertengkaran, dan bahkan konflik dengan wanita lain.

Baca Juga: Bukan Hanya Gaji PNS Naik, Pemerintah Siapkan Kucuran Dana Bagi Pensiunan PPPK! Begini Kata Menpan RB

4. Wanita akan lebih percaya diri

Memiliki pasangan yang dianggap "manis" atau tampan oleh banyak orang kadang-kadang dapat membuat wanita merasa kurang percaya diri dan terus berada dalam bayang-bayangnya.

Hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa minder dan kurang percaya diri pada sebagian besar wanita, yang pada akhirnya dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan dan bahkan menyebabkan konflik atau pertengkaran.

Baca Juga: Gaji PNS dengan Single Salary Diterapkan Bulan Agustus? Cek Informasi Selengkapnya

5. Pria kurang tampan cenderung berinvestasi pada hal lain

Ketika seorang pria menyadari bahwa fisiknya mungkin tidak begitu menarik, dia cenderung mengekspresikan perhatian dan bentuk dukungan lainnya kepada pasangannya.

Mungkin dia akan lebih peduli, memberikan lebih banyak kasih sayang, dan menyediakan dukungan emosional, sehingga menjadikan pasangan sebagai pusat perhatiannya.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Mengelola Keuangan untuk Milenial dan Gen Z

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di laman psychologytoday.com telah mengungkapkan bahwa pria dengan fisik yang menarik seringkali merasa tidak puas dengan hubungan mereka dan cenderung kurang mendukung pasangan mereka.

6. Hidup bersamanya terasa lebih mudah

Ketampanan seringkali bisa memunculkan kesombongan.

Orang-orang tampan seringkali terbiasa mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam hidup, dan sikap ini kadang membuat mereka sulit untuk dihadapi.

Baca Juga: Ketahui Tentang Taxpayer Account Management, Buat Wajib Pajak Tidak Perlu Ribet Isi SPT Setiap Tahun Lagi

Di sisi lain, pria yang mungkin kurang menarik secara fisik cenderung memiliki sifat yang lebih santai, yang justru membuat pengalaman berkencan dengan mereka lebih menyenangkan.

Mereka memiliki pemahaman bahwa tidak selalu bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan, dan menyadari bahwa hidup melibatkan kompromi.

7. Lebih humoris sekaligus romantis

Pria yang mungkin kurang dikenal karena tampannya seringkali memiliki pesona yang khas.

Baca Juga: Wajib Pajak Tidak Perlu Lagi Isi SPT Mulai 2024, Ini Penyebabnya

Selain kemampuan untuk menarik hati lawan jenis melalui sifat kepribadian yang positif.

Mereka tahu bahwa penampilan bisa memudar, tetapi karakter dan kepribadian yang menawan akan tetap ada.

Oleh karena itu, memiliki seorang pria berkualitas sebagai pasangan jiwa adalah berkah yang patut diapresiasi.

Baca Juga: 6 Jenis Olahraga yang Bantu Lancarkan Persalinan, Aman untuk Ibu Hamil

Apakah Anda setuju dengan pendapat bahwa memilih pasangan tidak harus tampan dan soal fisik semata?***

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)