HEBOH! Ponpes Al Zaytun Miliki Hotel 53 Kamar Tak Terdaftar di PHRI, Bupati Indramayu Terjunkan Tim Investigasi

Elsa Krismawati
Jumat 28 Juli 2023, 10:56 WIB
Bupati Indramayu terjunkan tim investigasi ke Al Zaytun (Sumber : Kompas TV)

Bupati Indramayu terjunkan tim investigasi ke Al Zaytun (Sumber : Kompas TV)

INFOSEMARANG.COM-- Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Indramayu membenarkan adanya wisma atau hotel di dalam kawasan Pondok Pesantren Al Zaytun

Hotel tersebut bernama Wisma Tamu Al Islah dan dilaporkan memiliki 53 kamar dengan fasilitas setara hotel bintang tiga.

Meskipun memiliki 53 kamar dengan fasilitas mewah, hotel dan guest house di Al Zaytun tidak terdaftar di PHRI Indramayu

Baca Juga: Beredar Kabar Al Zaytun Punya Ruangan Dugem Khusus, Apakah Benar? Cek Faktanya

Dikutip Infosemarang.com dari KompasTV, Wakil Ketua PHRI Indramayu, Dedy Musashi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Wisma Al Islah belum terdaftar di asosiasi tersebut.

"Wisma Al Islah yang berada di dalam Al Zaytun, sampai saat ini belum terdaftar di PHRI Kabupaten Indramayu," ungkap Dedy seperti dikutip Infosemarang.com pada Jumat 28 Juli 2023.

Dedy juga menyatakan bahwa Wisma Al Islah memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga. 

Baca Juga: Lemkapi Serukan Polri Fokus Pada Kasus Penistaan Agama di Ponpes Al Zaytun

Ia sendiri pernah menginap di sana dan menyaksikan bahwa hotel tersebut memiliki lebih dari 50 kamar dan berdiri di tiga sampai empat lantai dengan fasilitas yang sangat memadai.

Namun, menurut Dedy, Wisma Al Islah tidak dibuka untuk umum. 

Hotel tersebut sepertinya khusus ditujukan untuk tamu para santri yang mondok di Al Zaytun atau mungkin untuk orang tua santri yang berkunjung dan membutuhkan tempat menginap.

Baca Juga: Diduga Terlibat Pencucian Uang, Polisi Panggil Pengurus Al Zaytun

Bupati Indramayu, Nina Agustina, juga memberikan pandangan yang sama. Ia menyatakan bahwa hotel tersebut kemungkinan digunakan sebagai asrama para santri di Al Zaytun.

"Yang hotel, sampai saat ini belum kita temukan ada hotel, tetapi pemikiran kita, ini wisma untuk asrama," ujarnya kepada Beritasatu.com.

Nina berjanji untuk menurunkan tim untuk memeriksa kebenaran tentang keberadaan hotel di kawasan Pondok Pesantren Al Zaytun.

Baca Juga: Mahfud MD: Pemerintah Akan Bina Ponpes Al Zaytun dan Awasi Materi Pendidikan, Proses Hukum Panji Gumilang Terus Berjalan

"Minggu depan kami akan turunkan tim untuk mengecek keberadaan hotel itu," tambahnya.

Pemkab Indramayu akan bertindak tegas jika terbukti adanya pelanggaran dalam pendirian dan operasional hotel tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, hotel tersebut akan disegel oleh pemerintah setempat.

"Kalau ada pelanggaran, kita akan segel ya, sebelum disegel kita akan lihat persyaratannya seperti apa, kalau ditanya ada hotel, sampai sekarang perizinannya tidak ada," jelasnya.

Baca Juga: Punya Pesawat Pribadi, Segini Harta Milik Henri Alfiandi, Kepala Basarnas yang Kini Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Terlepas dari isu tentang hotel, terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pondok Pesantren Al Zaytun memiliki tiga nama PBB yang terdaftar. Namun, pada tahun 2022, hanya atas nama Al Zaytun yang sudah membayar pajak.

"Yang atas nama Al Zaytun hanya buminya yang terbayarkan, yang atas nama Panji Gumilang dan yang lainnya kita akan cek kembali, di tahun 2022 baru sebagian yang lunas," ungkapnya.

Pondok Pesantren Al Zaytun, yang terletak di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memiliki luas sekitar 1.200 hektar.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )