Pemerintah Hapuskan Tenaga Honorer, Akankah Diangkat Langsung PNS dan PPPK?

Elsa Krismawati
Rabu 26 Juli 2023, 07:30 WIB
Bagaimana nasib tenaga honorer di tahun 2023? (Sumber : pixabay.com)

Bagaimana nasib tenaga honorer di tahun 2023? (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Pemerintah berencana hapuskan tenaga honorer di bulan November 2023, akankah langsung diangkat jadi PNS dan PPPK?

Jumlah tenaga honorer atau tenaga non-ASN saat ini mencapai angka yang mencengangkan, yaitu sekitar 2,3 juta orang.

Namun, di balik angka tersebut, isu pemutusan hubungan kerja (PHK) juga mencuat, meninggalkan kekhawatiran di kalangan tenaga honorer.

Baca Juga: Bukan Hanya Gaji PNS Naik, Pemerintah Siapkan Kucuran Dana Bagi Pensiunan PPPK! Begini Kata Menpan RB

Namun, Presiden Jokowi telah memberikan arahan tegas bahwa PHK tidak akan menjadi opsi.

Mengingat peran penting yang dimiliki oleh tenaga honorer dalam sebuah institusi, risiko PHK berpotensi meningkatkan angka pengangguran di negara ini.

Namun, bagaimana nasib tenaga honorer? Apakah mereka akan langsung diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)?

Baca Juga: Gaji PNS dengan Single Salary Diterapkan Bulan Agustus? Cek Informasi Selengkapnya

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Iswinarto Setiadji, dengan tegas menjawab.

Bahwa pengangkatan tenaga honorer tidak akan berjalan secara otomatis.

Mereka akan melewati beberapa tahap seleksi yang sangat ketat dan kompetitif untuk dapat masuk ke dalam jabatan CPNS atau PPPK.

"Tetap ada seleksi kepegawaian," tegas Iswinarto dalam pernyataannya kepada media beberapa waktu lalu.

Baca Juga: 5 Tips Sukses Mengelola Keuangan untuk Milenial dan Gen Z

Alasan ini sejalan dengan adanya jumlah tenaga honorer yang melonjak setiap tahunnya, sehingga pemerintah tidak dapat melakukan pengangkatan secara menyeluruh.

Pengangkatan semua pegawai sebagai ASN akan memberatkan beban anggaran negara yang sudah ada.

Oleh karena itu, sisa tenaga honorer yang tidak langsung diangkat menjadi ASN akan dicarikan solusi, dan pemerintah akan mencari skema terbaik untuk mengimplementasikan kebijakan ini.

Baca Juga: Wajib Pajak Tidak Perlu Lagi Isi SPT Mulai 2024, Ini Penyebabnya

Dengan proses seleksi yang ketat dan adil, diharapkan pengangkatan menjadi PNS atau PPPK akan berlangsung secara lebih terarah.

Sehingga memastikan bahwa tenaga honorer yang terpilih adalah yang terbaik dan paling berkualitas.

Diharapkan, kebijakan ini dapat memberikan peluang lebih besar bagi para tenaga honorer untuk memiliki stabilitas pekerjaan yang lebih baik di masa depan.

Baca Juga: Bank Mandiri Raih Penghargaan Best Bank in Indonesia di 2023 versi Euromoney

Sebelumnya, berhembus kabar bahwa tenaga honorer terdaftar akan ditempatkan jadi PNS part time dan PPPK part time.

Namun, sampai saat artikel ini diturunkan belum ada kabar lanjutan bagaimana mekanismenya.

Kita tunggu saja kebijakan pemerintah selanjutnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )