Menghadapi Pasangan yang Selalu Merendahkanmu, Langkah-langkah untuk Hubungan yang Lebih Sehat

Galuh Prakasa
Senin 23 Oktober 2023, 12:22 WIB
Ilustrasi | Pelajari tanda-tanda perilaku merendahkan dalam hubungan dan temukan cara menghadapinya . (Sumber : BKKBN)

Ilustrasi | Pelajari tanda-tanda perilaku merendahkan dalam hubungan dan temukan cara menghadapinya . (Sumber : BKKBN)

INFOSEMARANG.COM -- Menghadapi pasangan yang bersikap merendahkan dalam hubungan romantis bisa menjadi pengalaman sulit dan menyakitkan.

Ketika seseorang bersikap merendahkan, mereka cenderung berbicara dengan meremehkan dan bertindak seolah-olah mereka lebih baik daripada Anda.

Hal ini secara inheren menunjukkan kurangnya rasa hormat, karena orang tersebut berusaha menunjukkan bahwa Anda lebih rendah dari mereka.

Nada, kata-kata, dan perilaku mereka semua difokuskan untuk membuat Anda merasa lebih rendah dari mereka.

Artikel ini akan menjelaskan perilaku merendahkan dalam hubungan, cara mengidentifikasinya, dan bagaimana Anda dapat merespons jika pasangan Anda bersikap merendahkan terhadap Anda.

Baca Juga: Ternyata Sama-sama Berzodiak Libra, Seberapa Cocok Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di Pilpres 2024?

Tanda-Tanda Anda Berada dalam Hubungan yang Tidak Sehat

Bagaimana Anda bisa tahu jika pasangan Anda bersikap merendahkan terhadap Anda?

Menurut Oona Metz, seorang psikoterapis di Boston, Massachusetts, perilaku merendahkan dapat mencakup komentar menghina atau merendahkan, tidak mengakui kekuatan atau prestasi Anda, serta sikap meremehkan atau merasa lebih baik dari orang lain.

Contoh perilaku merendahkan termasuk mengucapkan sarkasme, menggelengkan kepala, atau bahkan perilaku "bermain" yang merugikan orang lain.

Ini bisa membuat Anda merasa tidak dihormati dan meragukan diri sendiri.

Contoh Perilaku Merendahkan

Beberapa contoh perilaku merendahkan meliputi:

  • Mengejek
  • Komentar menghina/merendahkan
  • Berbicara merendahkan kepada Anda
  • Mengucapkan sesuatu yang menyakitkan tapi menyembunyikannya sebagai "gurauan"
  • Memperlakukan Anda seolah-olah Anda tidak cerdas
  • Komentar sarkastik
  • Menginterupsi ketika Anda berbicara
  • Mansplaining (penjelasan yang meremehkan dari pria kepada wanita)
  • Meragukan kemampuan Anda untuk melakukan sesuatu

Baca Juga: MK Putuskan Uji Materi Batas Usia Maksimal Capres dan Cawapres Hari Ini, Nasib Pencalonan Prabowo Subianto Dipertaruhkan

Bagaimana Perilaku Merendahkan Mempengaruhi Hubungan Romantis

Perilaku merendahkan dalam hubungan intim dapat menyebabkan pola komunikasi yang abusive dan merasa sakit emosional bagi mereka yang menjadi targetnya.

Karina S. Hester, seorang terapis di Grow Therapy, menyebutkan bahwa orang yang mengalami perilaku merendahkan dari pasangan romantis mereka menderita secara mental dan emosional.

Ini dapat menyebabkan penurunan harga diri dan kualitas hubungan. Salah satu bahayanya adalah cenderung menutup diri dan berkomunikasi lebih sedikit untuk melindungi diri dari komentar meremehkan pasangan.

Alasan Mengapa Orang Bersikap Merendahkan

Perilaku merendahkan seringkali berasal dari kurangnya rasa percaya diri, sifat kontrol, dan ketakutan untuk menjadi rentan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gangguan kepribadian narsistik sering bersikap merendahkan terhadap orang lain.

Mereka mungkin bahkan tidak menyadari bahwa perilaku mereka bermasalah dan menyakitkan, tetapi tindakan dan kata-kata mereka berbicara dengan keras.

Cara Menghadapi Pasangan yang Bersikap Merendahkan

Jika Anda pernah dihina, diperlakukan sebagai bawahan, dan merasa pikiran serta perasaan Anda tidak dihargai, mungkin menakutkan untuk menghadapi pasangan yang bertanggung jawab.

Namun, berada dalam hubungan yang tidak sehat dapat merusak kesehatan mental dan emosional Anda. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda ambil untuk beroperasi dari tempat yang lebih sehat:

Baca Juga: Bertahan dalam Hubungan Toksik? Satu dari Delapan Tanda Anda Takut Akan Kesendirian

1. Berbicara Secara Langsung dengan Pasangan Anda

Respon terbaik terhadap perilaku merendahkan adalah dengan berbicara secara langsung dan seimbang tentang bagaimana perilaku tersebut memengaruhi Anda daripada bersikap merendahkan balik.

Oona Metz memberikan contoh praktis tentang bagaimana menangani pernyataan merendahkan, "Ketika kamu mengatakan pekerjaanku tidak sepenting pekerjaanmu, itu membuatku merasa tidak dihormati. Aku mencintai pekerjaanku, dan meskipun aku mungkin tidak menghasilkan sebanyak yang kamu lakukan, itu tetap penting bagiku. Aku akan menghargai jika kamu berhenti mengomentari hal itu."

2. Minta Pasangan Memikirkan Mengapa Mereka Bersikap Merendahkan

Bersikap merendahkan mungkin alami bagi beberapa orang. Membantu pasangan Anda untuk memikirkan mengapa mereka bersikap demikian bisa menjadi langkah pertama menuju perubahan dalam hubungan.

Bertanya dengan tulus mengapa mereka membuat komentar merendahkan atau bersikap tidak baik dapat membantu mereka menyadari pola perilaku mereka.

Ini juga bisa membantu dalam membangun batasan yang dibutuhkan dalam hubungan.

3. Menetapkan Batasan dengan Pasangan Anda

Terapis hubungan profesional dapat membantu Anda berdua mencapai akar perilaku merendahkan dan memberikan alat untuk meningkatkan cara Anda berinteraksi.

Jika kedua belah pihak bersedia mendengarkan, bekerja, dan belajar, menghadiri sesi dengan seorang terapis bisa menjadi pengalaman pertumbuhan yang berharga.

Baca Juga: 8 Kesalahan Bahasa Tubuh yang Harus Dihindari untuk Menciptakan Kesan Pertama yang Positif

Lindungi Kesehatan Mental Anda Sendiri

Meskipun Anda menghadapi perilaku merendahkan, jangan lupakan untuk merawat diri Anda.

Habiskan waktu dengan orang-orang yang memberikan dukungan positif, dan jika Anda merasa terancam atau dalam bahaya, segera mencari bantuan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)