Kasus Produksi Film Dewasa, Siskaeee Ngaku di Film "Keramat Tunggak" Dipaksa Beradegan di Luar Naskah

Galuh Prakasa
Senin 25 September 2023, 19:44 WIB
Siskaeee tiba di Mapolda Metro Jaya. (Sumber : PMJNews/Fajar)

Siskaeee tiba di Mapolda Metro Jaya. (Sumber : PMJNews/Fajar)

INFOSEMARANG.COM -- Siskaeee tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.55 WIB. Ia mengenakan setelan berwarna cokelat dan kacamata hitam.

Pemeriksaan ini terkait dengan kasus produksi film dewasa Kelas Bintang yang ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Siskaeee mengakui keterlibatannya dalam produksi film dewasa di Jakarta Selatan, khususnya dalam film berjudul "Keramat Tunggak."

Baca Juga: Bule Amrik Tikam Mertua Berkali-kali Hingga Tewas di Kota Banjar, Jawa Barat

Film ini memiliki latar belakang religi dengan sinopsis seorang PSK yang bertobat selama bulan Ramadhan.

Siskaeee menjelaskan bahwa ia mengambil peran dalam film ini dengan harapan bisa mengubah sedikit citranya.

Ia juga menekankan bahwa film tersebut memiliki genre dewasa yang berbasis religi, sesuai dengan skrip dan narasi yang ada.

Siskaeee menyebut bahwa para "talent" atau pemeran memiliki perjanjian sebelum film ditayangkan.

Namun, ia mengkritik produser karena tidak selalu meminta persetujuan dari para pemeran mengenai pengeditan atau penayangan film.

Baca Juga: Nadin Amizah Curhat Alami Pelecehan Seksual saat Manggung di Ciwalk: Gue Dipegang-pegang Sepanjang Jalan

"Padahal di perjanjian kita para 'talent' itu ada perjanjian sebelum ditayangkan itu, ada minta persetujuan para 'talent' dulu, ada yang boleh ditayangkan atau nggak, tetap adanya persetujuan," katanya.

"Tapi dari pihak PH tidak ada ngomong ini perlu ditayangin? Ini perlu diedit atau tidak?," kata​​​​​nya.

Meskipun Siskaeee dibayar Rp 10 juta per film, ia mengaku tidak merasa dijebak, namun lebih merasa dipaksa untuk mengikuti arahan.

Menurutnya, saat syuting, ia kadang-kadang dipaksa untuk melakukan adegan yang tidak sesuai dengan naskah asli.

"Kalau merasa dijebak tidak, tapi merasa dipaksa sebetulnya, kita mengikuti 'script' dan naskah tapi saat syuting dipaksa untuk melakukan adegan yang tidak ada di naskah dan 'script' juga," katanya.

Baca Juga: Kemenparekraf Sebut Kerugian Bromo Akibat Kebakaran Capai Rp 89,7 Miliar

Siskaeee telah dipanggil oleh Polda Metro Jaya sebagai saksi setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

Ia menjelaskan bahwa keterlambatannya disebabkan oleh pekerjaan di Kamboja. Meskipun datang tanpa pengacara, ia membawa sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan.***

**Judul Artikel:**
1. Siskaeee: Dari Karaoke ke Pemeriksaan Terkait Kasus Film Dewasa
2. Proses Pemeriksaan Siskaeee Terkait Kasus Produksi Film Dewasa
3. Siskaeee Mengungkap Keterlibatannya dalam Film "Keramat Tunggak"

**Meta Deskripsi:**
Siskaeee, pemeran film dewasa, menjalani pemeriksaan terkait kasus produksi film di Polda Metro Jaya. Artikel ini mengungkap pengakuan dan pengalaman kontroversialnya dalam industri film dewasa.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)