Profil Melly 3GP Anisa Tasya Amelia Pemeran Film Dewasa Kelas Bintang Jakarta Selatan, Merasa Ditipu Bikin Konten YouTube

Galuh Prakasa
Rabu 20 September 2023, 19:24 WIB
Profil Anisa Tasya Amelia. (Sumber : Instagram/amelicanoonly)

Profil Anisa Tasya Amelia. (Sumber : Instagram/amelicanoonly)

INFOSEMARANG.COM -- 12 pemeran film dewasa rumah produksi Kelas Bintang, Jakarta Selatan telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 19 September 2023.

Salah satu pemeran yang diperiksa adalah Anisa Tasya Amelia yang viral disebut Melly 3GP.

Dia bersama para pemain lain mengaku ditipu oleh produser film. Amelia mengatakan diajak bekerja sama untuk membuat konten YouTube.

Baca Juga: Buat Akun SSCASN tapi Tak Bisa Klik 'Lanjutkan'? Tenang, Begini Penjelasan BKN

Namun kemudian, ternyata video yang dibuat mengarah ke film dewasa

"Dia cuma bilang itu buat konten YouTube dan udah lulus sensor," ujarnya usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Karena kasus ini, banyak orang mulai mencari tahu lebih lanjut tentang sosok yang sering muncul dalam berbagai konten Instagram dan YouTube ini.

Berikut ini adalah gambaran singkat profil Melly 3Gp atau Anisa Tasya Amelia.

Perjalanan Karir Amelia

Anisa Tasya Amelia, lebih sering disapa Amelia adalah seorang model asal Medan.

Wanita yang saat ini berusia 28 tahun ini telah mengalami perjalanan hidup yang penuh liku-liku.

Baca Juga: Gudang Rongsok di Karangroto Genuk Terbakar, Lokasi Dekat Permukiman Warga

Pada acara podcast Denny Sumargo, dia mengaku pernah bekerja sebagai penjaga bioskop.

Ia juga memiliki pengalaman sebagai seorang SPG produk rokok. Saat menjadi SPG inilah dia mendapatkan tawaran untuk merintis karir di dunia modeling.

Terjun ke dunia modeling, Amelia terkenal dengan penampilannya yang berani dan terbuka.

Saat ini, ia lebih dikenal sebagai seorang konten kreator dengan beragam konten yang ia unggah di media sosialnya.

Pengakuan Terkait Produksi Film Dewasa

Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Amelia mengungkapkan beberapa fakta terkait kerjasamanya dengan rumah produksi tersebut.

Dalam pengakuan tersebut, Amelia menyatakan hanya bermain satu episode dan menjadi momen traumatik bagi dirinya.

Baca Juga: Kebakaran di TPA Jatibarang Sudah Padam, Damkar Semarang: Masih Berjaga karena Ada Asap Kecil

"Aku cuma satu episode, trauma main di situ," tutur dia.

Amelia menjelaskan bahwa tidak ada naskah yang disediakan dalam proses pembuatan film dewasa tersebut.

Lebih lanjut, dia menceritakan bahwa dia dipaksa untuk tampil dalam adegan yang ditentukan oleh individu bernama Irwansyah.

"Dari jam 11 siang sampai jam 3 pagi disuruh main di situ dan dipaksa mainin adegan yang dia suruh. Buka baju, itupun tidak ada script," katanya.

Sebelum terlibat dalam proyek ini, Meli menyinggung tentang bagaimana I telah menerornya secara berkelanjutan. Bahkan, sutradara tersebut sering menghubunginya dengan menggunakan 5 nomor telepon yang berbeda-beda.

"Aku awalnya enggak mau, tapi dia maksa banget. Dia lebih ke teror karena telepon terus-terusan enggak berhenti dengan nomor berbeda," ungkapnya.

Baca Juga: Go Yoon Jung 'Moving' Resmi Akan Bintangi Spin Off Drama Hospital Playlist, Ini Perannya

Selain itu, Meli juga membantah pernyataan I mengenai besaran bayaran yang telah dijanjikan, yang berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 15 juta.

"Nyatanya aku cuma dibayar Rp1 juta," tutur dia.

Pengakuan-pengakuan ini tentu berkontradiksi dengan banyak pernyataan yang telah diberikan oleh Irwansyah yang kini telah mengenakan pakaian tahanan.

Itulah gambaran singkat tentang sosok Melly 3GP, yang menjadi salah satu saksi dalam penyelidikan kasus rumah produksi film dewasa di wilayah Jakarta Selatan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)