Bukan Single Salary, Kini Konsep 'Reward' Disebut Bakal Naikan Gaji PNS. Gimana Tuh?

Elsa Krismawati
Jumat 14 Juli 2023, 21:48 WIB
Ilustrasi | Kenaikan gaji  PNS sesuai reward (Sumber : KemenPAN RB)

Ilustrasi | Kenaikan gaji PNS sesuai reward (Sumber : KemenPAN RB)

INFOSEMARANG.COM - Sebelumnya sudah santer dikabarkan bahwa gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan menggunakan sistem single salary.

Namun, rupanya kini muncul istilah konsep reward dalam kenaikan gaji PNS mendatang.Termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK.

Hal tersebut diungkap oleh Menpan RB Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga: Berapa Jumlah Kenaikan Gaji PNS 2023? Intip Besarannya di Sini!

Melansir kanal YouTube CNBC, Abdullah Azwar Anas mengatakan, jika kenaikan gaji akan masuk ke dalam landasan peraturan pemerintah.

Di mana di dalamnya memasukan konsep total reward, sehingga ketentuan kenaikan gaji PNS nanti tidak akan berdiri sendiri.

"Tapi ini akan kita masukkan di dalam total reward di dalam RPP yang sedang kita siapkan, sehingga ini tidak parsial. Begitu juga terkait dengan dengan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) atau Tukin (Tunjangan Kinerja)," ujar Anas, dikutip Infosemarang.com Jum'at 14 Juli 2023.

Baca Juga: Gaji PNS Naik di Tahun 2023 atau 2024? Begini Kata Menpan RB

Anas mengungkapkan bahwa Presiden telah meminta Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, untuk menghitung ketersediaan anggaran untuk rencana kenaikan gaji tersebut.

Kepastian mengenai hal ini akan diumumkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam pembacaan Nota Keuangan pada tanggal 16 Agustus 2023.

Sebelumnya, Sri Mulyani telah mengkonfirmasi rencana kenaikan tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Hapuskan Pangkat PNS Golongan I, II, III, dan IV Bila Single Salary Diterapkan! Ini Gantinya

"Beliau sedang mempertimbangkan dan akan mengumumkannya saat RUU APBN disampaikan," jelas Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Perlu dicatat bahwa PNS di Indonesia tidak mengalami kenaikan gaji selama empat tahun terakhir.

Pemerintah sedang melakukan evaluasi dan perhitungan terkait ketersediaan anggaran yang diperlukan untuk kenaikan gaji PNS.

Baca Juga: 8 Langkah Keluar dari Hubungan Toxic, Sebaiknya Berani Mengakui Hal ini!

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keseimbangan anggaran negara serta mempertimbangkan berbagai aspek terkait kebijakan ekonomi dan keuangan.

Pengumuman mengenai kenaikan gaji PNS akan dilakukan secara resmi oleh Presiden dalam pembacaan Nota Keuangan pada tanggal 16 Agustus mendatang.

Berdasarkan catatan Infosemarang.com, selama masa kepemimpinannya, Jokowi telah dua kali menaikan gaji PNS.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Wanita Lebih Cepat Mati Rasa dengan Pasangan, Salah Satunya Tidak Lagi Diutamakan

Kali pertama tahun 2015, di mana saat itu porsi gaji PNS juga dinaikan sekitar 5 persen.

Kali kedua tahun 2019 dengan kenaikan jumlah persentase yang sama. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum15 September 2026, 11:18 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto: Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

Dika membeberkan secara terperinci aktivitas penipuan berkedok penawaran investasi tersebut dirancang secara pribadi dan dijalankan sepenuhnya di luar prosedur resmi kantor.
 (Sumber: )
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )