Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Redaksi
Jumat 24 Juli 2026, 06:20 WIB
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )

Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.

SEVP General Affair PT Pegadaian, Zulfan Adam, mengatakan, perlunya pengamanan dengan menggandeng kepolisian untuk menjaga aset perusahaan yang dimiliki tersebut.

“Tujuan PT Pegadaian bekerja sama dengan Polri ini tentu melihat dari sisi perkembangan kinerja dari perusahaan. Di mana saat Alhamdulillah tumbuh cukup signifikan. Dari aset tumbuh sebesar lebih dari 40%,” katanya usai penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026.

Dengan kerja sama itu, kata Zulfan, juga dalam rangka untuk menunjang visi PT Pegadaian ke depan. Terutama keinginan perusahaan untuk menjadi pemimpin dari ekosistem emas.

Dia bilang, saat ini perusahaan telah memiliki bank emas yang diklaim memiliki pertumbuhan baik. Secara digital juga memiliki aplikasi Tring, untuk memberikan pelayanan kepada nasabah yang ingin berinvestasi emas yang aman dan nyaman.

’Kata aman inilah yang menjadi tujuan. PT Pegadaian banyak sekali menyimpan barang jaminan emas yang merupakan objek vital dan butuh bantuan pengamanan dari Polri,” ucap Zulfan.

Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigadir Jendral Polisi, Erwin Kurniawan, mengatakan, dalam kerja sama itu terdiri dari tugas pengamanan yang sifatnya fisik. Hal ini seperti aset yang ada di dalam satu objek pengamanan PT Pegadaian di seluruh wilayah Indonesia termasuk di PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang.

”isi kerja sama ini terkait bantuan pengamanan, kemudian pertukaran informasi, pelatihan, dan turunannya,” katanya.

Dia bilang, pengamanan tersebut sifatnya juga bisa berkembang menjadi penegakan hukum di kepolisian apabila ada hal-hal yang kaitannya dengan pidana.

”PT Pegadaian juga mengembangkan aplikasi Tring dengan menabung emas. Apabila ada hal terkait kejadian yang sifatnya pidana, nah tentu dalam hal penegakan hukum akan bersinggungan dengan Bareskrim Polri,” katanya. (*)

Diaz A Abidin

 

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )
Pendidikan28 Juni 2026, 18:30 WIB

Hadapi Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis

Di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen literasi dan penyebar kesadaran di tengah masyarakat.
 (Sumber: )