Saling Pukul Berebut Imam Salat di Masjid Al Muttaqun Kediri, Ahli Waris dan Warga Bersengketa Hak Pengelolaan Masjid

Galuh Prakasa
Minggu 17 Desember 2023, 10:45 WIB
Kericuhan di Masjid Al Muttaqun Kediri, dua kelompok jemaah berebut menjadi imam salat. (Sumber : Dokumentasi warga)

Kericuhan di Masjid Al Muttaqun Kediri, dua kelompok jemaah berebut menjadi imam salat. (Sumber : Dokumentasi warga)

INFOSEMARANG.COM -- Viral video dua kelompok berebut menjadi imam salat di Masjid Al Muttaqun, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kediri, Kota Kediri, Jawa Timur.

Dua kelompok jemaah terlibat dalam insiden kekerasan di serambi masjid. Upaya melerai dari beberapa jemaah juga tidak berhasil, bahkan mereka juga menjadi korban penganiayaan.

Dua kubu jemaah yang bersengketa saling berusaha menjadi imam di Masjid Al Muttaqun yakni dari ahli waris, sementara yang lainnya adalah warga yang mengelola masjid.

Baca Juga: Truk Pengangkut Bahan Pokok Terguling di Jembatan Kali Kondang, Diduga Tak Kuat Menanjak

Mashuri, salah satu jemaah yang menjadi korban, menyatakan bahwa saat hendak melaksanakan salat Magrib, pihak ahli waris yang seharusnya menjadi imam salat Isya datang untuk memimpin salat Maghrib.

Karena bukan waktunya, warga melarang mereka, memicu keributan.

"Saat itu, saya melihat seorang jemaah dianiaya oleh pihak ahli waris. Saya berusaha melerai, namun justru saya menjadi korban pengeroyokan oleh orang-orang yang tidak saya kenal, yang berada di kubu ahli waris. Setelah kejadian, saya melaporkannya ke pihak kepolisian," ujar Mashuri kepada awak media, Juamt, 15 Desember 2023.

Lukman, pihak ahli waris, juga mengklaim menjadi korban penganiayaan. Saat akan menjadi imam salat Magrib, ia ditarik dari belakang oleh sejumlah jemaah, terjatuh, dan diserang.

"Saat itu, saya hendak menjadi imam salat Magrib, tiba-tiba beberapa jemaah menarik saya dari belakang dan mendorong saya keluar masjid. Di luar, saya terjatuh dan diduga ada yang menjegal, kemudian menendang di bagian dada dan punggung," kata Lukman.

Baca Juga: Pria di Condet Nekat Coba Tusuk Imam Salat, Ngaku Gelisah dengar Suara Ngaji

Saifudin, Ketua Tanfidziyah NU Kelurahan Manisrenggo dan pengurus takmir Masjid Al Muttaqun, menjelaskan bahwa sebenarnya sudah ada kesepakatan pembagian imam salat lima waktu antara ahli waris dan warga.

Namun, perselisihan muncul ketika takmir masjid meninggal. Ahli waris mengklaim hak untuk mengelola masjid, sementara tokoh dari warga menyerahkan sengketa ke Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk penyelesaian sengketa takmir masjid.

Sengketa antara ahli waris dan warga sekitar terkait pengelolaan masjid inilah yang masih menjadi sumber ketegangan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )