Viral Smart Glasses Kacamata Berkamera Canggih, Kenali 5 Bahayanya

Noorchasanah Anastasia
Selasa 12 Desember 2023, 15:14 WIB
Sedang viral Smart Glasses atau kacamata dengan fitur kamera canggih yang mampu mengambil foto dan video hanya dengan sekali tekan, kenali bahayanya. (Sumber : TikTok @naycl.jnjm)

Sedang viral Smart Glasses atau kacamata dengan fitur kamera canggih yang mampu mengambil foto dan video hanya dengan sekali tekan, kenali bahayanya. (Sumber : TikTok @naycl.jnjm)

Sedang viral Smart Glasses atau kacamata dengan fitur kamera canggih yang mampu mengambil foto dan video hanya dengan sekali tekan, kenali bahayanya untuk manusia.

INFOSEMARANG.COM - Sedang marak kacamata pintar, Smart Glasses dari perusahaan kacamata ternama dunia yang kini sedang viral dipakai. Kacamata berkamera ini dijual dengan harga berkisar Rp 8 juta hingga Rp 10 jutaan.

Apa keunggulan kacamata ini? Seperti dicontohkan selebgram Jerome Polin, smart glasses ini memiliki fitur kamera yang sudah mumpuni dengan kualitas gambar tinggi. Kacamata ini bisa mengambil foto dan video dengan jernih. Bahkan suara sekitar pun mampu ditangkap oleh teknologi di kacamata ini.

Lalu apa bahayanya penggunaan smart glasses atau kacamata pintar untuk diri sendiri dan orang lain? Mengutip dari capsulesight, ada 5 bahaya yang harus dipahami dari penggunaan kacamata pintar ini.

Baca Juga: 5 Beda e-KTP dan IKD 'KTP Digital', Simak Kelebihan dan Kekurangannya

- Privasi

Karena smart glasses ini dipakai layaknya kacamata biasa, bagi sebagian orang yang tidak familiar mungkin akan merasa cuek. Lantas bagi sebagian orang yang sudah mengenal smart glasses ini mungkin akan merasa tak nyaman.

Hal ini karena adanya kekhawatiran mereka direkam secara diam-diam yang dilakukan tanpa izin.

- Keamanan

Smart glasses ini pasti terhubung dengan perangkat luar untuk proses penyimpanan datanya. Pengguna sebaiknya memiliki keamanan yang pasti agar data tersebut tidak mudah dibuka oleh orang lain.

- Implikasi sosial

Teknologi memang selalu berkembang dengan beragam perangkatnya. Semakin tinggi teknologi maka semakin tinggi pula harga jualnya.

Harga produk yang cukup tinggi ini memungkinkan menimbulkan kesenjangan sosial karena tak semua orang mampu untuk membeli kacamata pintar atau smart glasses ini.

- Hukum dan peraturan

Kacamata pintar ini ada di batas abu-abu legal pada saat ini. Namun belum diketahui, di masa mendatang jika ada pembatasn penggunaan kacamata pintar di situasi tertentu.

- Kesehatan

Smart glasses ini dilengkapi teknologi layaknya pada perangkat ponsel atau komputer. Seperti diketahui, kita sering diimbau untuk tidak terlalu lama bersinggungan dengan teknologi ini karena bisa membahayakan kesehatan.

Terlebih smart glasses yang dipakai di area mata, tentu juga memiliki risiko pada kesehatan. Misalnya terjadi ketengahan mata atau ketidaknyamanan.

Selain itu, cahaya biru yang dipancarkan dari kacamata pintar ini bisa mengganggu pola tidur sehingga bisa menyebabkan insomnia. Sebaiknya, para pengguna lebih waspada dan memahami risikonya.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)