Akhirnya! Jokowi Minta Mahfud MD dan UNHCR Hingga Pj Gubernur Aceh Tangani Pengungsi Rohingya

Elsa Krismawati
Senin 04 Desember 2023, 19:46 WIB
Jokowi minta agar Mahfud MD, UNHCR dan  Pj Gubernur Aceh tangani pengungsi Rohingya (Sumber : YouTube/Sekretariat Presiden)

Jokowi minta agar Mahfud MD, UNHCR dan Pj Gubernur Aceh tangani pengungsi Rohingya (Sumber : YouTube/Sekretariat Presiden)

INFOSEMARANG.COM - Presiden Jokowi telah memberikan tanggapannya mengenai gelombang kedatangan pengungsi Rohingya yang tiba di beberapa pantai di Provinsi Aceh.

Jokowi menyatakan bahwa ia telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md untuk menangani gelombang pengungsi Rohingya yang mencapai ratusan orang tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (4/12/2023).

Baca Juga: Update Daftar Pendaki Gunung Marapi Sumatera Barat yang Selamat dan Kini Berada di Rumah Sakit

Sebelumnya, dilaporkan bahwa ratusan pengungsi Rohingya telah mendarat di Aceh selama sebulan terakhir.

Masyarakat pesisir Aceh dilaporkan menolak kehadiran pengungsi Rohingya karena pengalaman tidak menyenangkan yang pernah terjadi sebelumnya.

Pejabat Pelaksana Tugas (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, juga telah mengimbau masyarakat Aceh untuk bersabar menghadapi gelombang kedatangan pengungsi Rohingya ke provinsi tersebut.

Baca Juga: Alhamdulilah, Wanita Pendaki yang Terjebak Erupsi Berlumur Abu di Gunung Marapi Berhasil Diselamatkan

Ia menyatakan bahwa pemerintah sedang mengatur segala sesuatunya terkait pengungsi Rohingya.

"Sudah diimbau oleh Bupati, dan diharapkan juga masyarakat bisa bersabar sambil mengatur semuanya. Ini adalah urusan kemanusiaan, dan SOP-nya akan diatur kembali pada waktunya," kata Marzuki di Banda Aceh pada Rabu (22/11/2023).

Marzuki menambahkan bahwa UNHCR telah berkomunikasi dengan Kementerian Hukum dan HAM RI mengenai penempatan pengungsi Rohingya.

Baca Juga: Bukan Asam Folat, Gibran Rakabuming Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, Publik: Nggak Bahaya Ta?

"Sudah ada surat dari Kemenkumham untuk penempatan pengungsi Rohingya, untuk sementara waktu dibantu oleh IOM (Organisasi Internasional untuk Migrasi) dan UNHCR," ungkapnya.

Di sisi lain, Juru Bicara UNHCR Indonesia, Mitra Salima, mengatakan bahwa para pengungsi datang karena keputusasaan yang disebabkan oleh meningkatnya kasus pembunuhan, penculikan, dan situasi berbahaya di tempat tinggal sebelumnya.

Mitra menekankan bahwa lebih dari 70 persen pengungsi Rohingya yang tiba di Indonesia selama sebulan terakhir adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga: Detik-detik Penjemputan 11 Jenazah Pendaki Marapi yang Tewas saat Erupsi, Publik: Semoga Husnul Khotimah


Selain itu, Mitra juga menyatakan bahwa pengungsi Rohingya telah diingatkan oleh UNHCR bahwa mereka adalah tamu di Indonesia dan wajib mengikuti hukum dan adat istiadat yang berlaku di negara tersebut.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)