Menu Makan Siang Ala Pengungsi Rohingya yang Sempat Dikeluhkan, Warganet: Pantes Ditolak Banyak Negara...

Elsa Krismawati
Rabu 29 November 2023, 09:32 WIB
Menu makan siang pengungsi Rohingya (Sumber : instagram @dunia_kaumhawa)

Menu makan siang pengungsi Rohingya (Sumber : instagram @dunia_kaumhawa)

INFOSEMARANG.COM - Polemik pengungsi Rohingya yang saat ini ditampung sementara di Lhokseumawe, Aceh, merasa tidak puas dengan makanan yang diberikan karena porsi sedikit.

Padahal dari menu yang disajikan nampak cukup lengkap dan terbilang mewah.

Seorang relawan membagikan momen saat para pengungsi Rohingya makan siang.

Baca Juga: Kondisi Terkini Banjir di Jalan RSI Sultan Agung dan Sekitarnya , Warga Diharap Berhati-hati

Diunggah instagram @dunia_kaumhawa, perekam yang diduga sebagai relawan itu mengintip menu makan siang para pengungsi.

"Menu makan siang ala pengungsi Rohingnya, menu yang ada, ada sayur ada udang, hari ini menunya udang ada kuah juga," tuturnya dalam video.

"Ini lumayan menunya, mereka makan secara berkelompok bersama-sama," tambahnya.

Baca Juga: Kota Semarang Dikepung Banjir Tiap Tahun, Masyarakat Sentil Ganjar Pranowo Nyapres: 10 Tahun Ngapain?

Nampak dari video yang dibagikan, semua pengungsi mendapat bagiannya masing-masing.

Sontak video tersebut mendapat banyak komentar dari warganet yang resah dengan perilaku pengungsi yang dinilai kurang bersyukur.

"Pantas saja negara Malaysia, Singapura, dan Thailand menolak mereka," tulis @denny***

Baca Juga: Kota Semarang Terendam Banjir Parah, Publik Beri Julukan: Welcome to Negara Air...

"Mau tanya ini mereka kapan dipulanginnya? Udah dikasih makan gratis protes kurang banyak lagi kaga bersyukur banget," tulis @dia***

"Masih banyak rakyat indonesia di desa-desa terpencil gak bisa makan nasi apalagi dengan lauk mewah udang, ya allah kenapa tidak bersyukur," tulis @leon***

"Bayangin, gini aja gak bersyukur, kalau sampai bener-bener netap, neglunjak mereka pasti," tulis @qiran***

Baca Juga: Kecelakaan Adu Banteng Motor vs Motor di Sampangan, Satu Korban Terkapar

Sebelumnya, berdasarkan data UNHCR, sejak 14 November 2023 lalu, total pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh berjumlah 900 orang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )