Sosok Ini Beri Bukti Pengungsi Rohingya Pura-pura Lapar Supaya Dikasihani: Nasi Dia Buang, Gak Ada Otak!

Elsa Krismawati
Minggu 03 Desember 2023, 18:02 WIB
video bukti pengungsi Rohingya tidak bersyukur usai mendapat bantuan dari warga setempat (Sumber : instagram @terang_media)

video bukti pengungsi Rohingya tidak bersyukur usai mendapat bantuan dari warga setempat (Sumber : instagram @terang_media)

INFOSEMARANG.COM - Pada Sabtu, 2 Desember 2023 kemarin, masyarakat Sabang, Aceh digegerkan dengan datangnya kembali pengungsi Rohingya.

Meski sudah ditolak warga Sabang, pemerintah setempat belum juga ambil tindakan soal keberadaan pengungsi Rohingya yang kini berada di pesisir pantai Pulau Weh.

Salah satu warga setempat bernama Andi Sanjaya membagikan rekaman video kondisi para imigran ilegal tersebut saat ini.

Baca Juga: Jadwal Debat Capres-Cawapres Resmi Diumumkan KPU, Catat Ini Tanggal dan Tema Debat

Dilansir akun instagram @terang_media, Andi Sanjaya pemilik video membuktikan, jika para pengungsi yang datang dari arah Bangladesh itu tidak bersyukur.

"Ini suasana sore pengungsian Rohingya, belum ada tindak lanjut oleh pemerintah Kota Sabang dan Pemerintah Aceh," kata perekam dalam video.

Dalam video yang dibagikannya, ia pun memperlihatkan satu bungkus nasi pemberian warga sekitar yang dibuang.

Baca Juga: Instagram TNI Angkatan Laut Jadi Sasaran Amuk Warganet, Imbas Kedatangan Pengungsi Rohingya

"Ini ada satu temuan yang saya temukan guys, sudah kita kasih nasi untuk orang ini, gak ada otak mereka memang, dibuang nasinya sama telur-telurnya," katanya.

Perekam itu juga mengungkap kecurigaan jika selama ini pengungsi Rohingya hanya pura-pura lapar untuk mendapat belas kasihan warga.

"Ini bukan orang lapar ini, pura-pura lapar aja biar dikasihani," tukasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data UNHCR, Sejak 14 November lalu, mencatat bahwa Aceh telah kedatangan 1.075 pengungsi Rohingya yang tiba dalam enam gelombang.

Baca Juga: Viral Kasus Siswi SMA Melahirkan di Sekolah, Ini Alasan Mengapa Perut Terlihat Kecil saat Hamil

Sementara itu, pihak warga Desa Le Meulee, Sabang sudah menyatakan sikap menolak keberadaan pengungsi Rohingya di daerah mereka.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )