10 Kabupaten dengan UMK Terendah di Jawa Tengah Tahun 2023, Setelah UMP Naik 4,02 Persen Jadi Berapa?

Elsa Krismawati
Kamis 23 November 2023, 18:20 WIB
ilustrasi UMK Terendah di Jawa Tengah (Sumber : pexels.com)

ilustrasi UMK Terendah di Jawa Tengah (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah mengalami peningkatan sebesar 4,02 persen pada tahun 2024.

Kenaikan ini mencapai 4,02 persen dari tahun sebelumnya, mengubah nominal UMP dari Rp 1.958.169,6 menjadi Rp 2.036.947, yang berarti peningkatan sebesar Rp 78.777,4.

Dengan adanya peningkatan UMP tersebut, pertanyaan muncul mengenai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: Rincian Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 di Seluruh Indonesia, Provinsi Mana Paling Tinggi?

Terdapat 10 daftar Kabupaten dengan UMK terendah meski UMP Jawa Tengah naik 4,2 persen, cek apa tempat Anda termasuk?

Keputusan terkait UMP Jawa Tengah tahun 2024 diumumkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/54 Tahun 2023 pada tanggal 21 November 2023.

Ahmad Azis, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jateng, menjelaskan bahwa penetapan UMP dihitung dengan menggunakan formula upah minimum tahun sebelumnya, ditambah dengan nilai penyesuaian dari unsur inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan nilai alfa.

Azis menegaskan bahwa UMP berlaku bagi pekerja dengan masa jabatan kurang dari satu tahun.

Baca Juga: Kasus Kematian Aldi Sahilatua Nababan, Lama Tidak Berkomunikasi dengan Kampus?

Selain itu, upah yang lebih tinggi dari UMP dapat diberikan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi kualifikasi tertentu.

"Bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih, upahnya akan mengikuti struktur dan skala upah yang telah ditetapkan," tambahnya.

Namun demikian tidak semua UMK Kabupaten mengalami peningkatan signifikan meski UMP Jawa Tengah naik 4,02 persen.

Baca Juga: Berapa UMK 2024 di Masing-masing Kota Kabupaten Setelah UMP Jawa Tengah Naik 4,02 Persen, Kota Semarang Paling Tinggi?

Beriku untuk gambaran, 10 Kabupaten dengan UMK terendah di Jawa Tengah.

1. Kabupaten Purworejo sebesar Rp2.043.902,33

2. Kabupaten Blora sebesar Rp2.040.080,17

3. Kabupaten Kebumen sebesar Rp2.035.890,04

4. Kabupaten Grobogan sebesar Rp2.029.569,04

5. Kabupaten Temanggung sebesar Rp2.027.569,32

Baca Juga: Duel PSM Makassar vs Persikabo 1973 BRI Liga 1, Link Live Streaming, Prediksi Pemain, dan Head to Head

6. Kabupaten Brebes sebesar Rp 2.018.836,92

7. Kabupaten Rembang sebesar Rp2.015.927,08

8. Kabupaten Sragen sebesar Rp1.969.569,00

9. Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 1.968.448,32

10. Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp1.958.169,69

Itu tadi daftar UMK terendah di Jawa Tengah yang saat ini berlaku untuk perbandingan setelah kenaikan UMO 4,02 persen

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)