6 Pamsimas di Kota Semarang Segera Diresmikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Total Ada 96 Lokasi Proyek Pamsimas

Galuh Prakasa
Kamis 31 Agustus 2023, 16:45 WIB
Ilustrasi | 6 Pamsimas di Kota Semarang segera diresimkan bulan September mendatang. (Sumber : Dok. Pamsimas)

Ilustrasi | 6 Pamsimas di Kota Semarang segera diresimkan bulan September mendatang. (Sumber : Dok. Pamsimas)

INFOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Semarang memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dengan menambah enam proyek Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Rencananya, keenam proyek ini akan bisa rampung dan diresmikan pada bulan September 2023 mendatang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan total Proyek Pamsimas ada di 96 lokasi. Tetapi, proyek akan diresmikan dalam waktu dekat sebanyak enam lokasi.

Baca Juga: KDRT di Kota Semarang Meningkat 40 Persen dari 2021 ke 2022, Tahun Ini Tercatat Sudah 142 Kasus

Proyek Pamsimas ini untuk membantu masyarakat yang sering mengalami kekeringan seperti di wilayah-wilayah Jabungan, Rowosari, dan Gondoriyo.

Dibangun dengan memperhatikan musim kemarau yang panjang, proyek ini akan memberikan solusi dalam menyediakan air bersih di titik-titik kritis.

"Nanti awal September akan kami tinjau sebelum diresmikan oleh Bapak Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono)," ujar Ita, sapaannya usai mengadiri workshop Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) Kota Semarang, di Balai Kota Semarang, Rabu, 20 Agustus 2023.

Ita menekankan pentingnya peran Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) dalam mengelola proyek Pamsimas.

Kehadiran KP-SPAMS diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrim yang erat kaitannya dengan akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Baca Juga: BIADAB! Ayah di Tangerang Tega Rudapaksa Anak Kandung Sendiri Selama 9 Tahun, Motif Pelaku Terungkap

Menghadapi Tantangan Fenomena El Nino

Tantangan dalam pemenuhan air bersih semakin meningkat dengan adanya fenomena El Nino.

Pemanasan global telah menyebabkan suhu semakin tinggi, yang berdampak pada musim kemarau yang lebih panjang dan intens.

Oleh karena itu, perencanaan yang baik dan pengelolaan yang profesional menjadi kunci dalam menjaga pasokan air bersih di Kota Semarang.

"BMKG menyampaikan suhu semakin panas. Kemarau lebih dari tiga tahun berturut-turut ke belakang. Sehingga, kita harus prepare dan menjaga," katanya.

Dengan adanya KP-SPAMS, diharapkan pengelolaan air bersih di Kota Semarang akan semakin terarah dan efektif. Sehingga bisa mendorong pengelolaan air bersih agar kebutuhan masyarakat Kota Semarang bisa terpenuhi.

"Dengan adanya workshop, pengelola lebih bagus mengelolanya. Ini musim kemarau dan kering. Pengelola menjaga agar Semarang tidak terjadi kekeringan meluas," katanya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )