Resep Babat Gongso Semarang, Bumbu Kecap Pedas Manisnya Pas! Bikin Ketagihan

Arendya Nariswari
Minggu 13 Agustus 2023, 08:06 WIB
Babat gongso Semarang (Sumber : Instagram/@ucieardiani)

Babat gongso Semarang (Sumber : Instagram/@ucieardiani)

INFOSEMARANG.COM - Resep babat gongso Semarang tak jarang membuat warga masyarakat penasaran sebab cita rasanya yang mengggah selera.

Berbeda dari daerah lain, babat gongso sebagai kuliner Semarang dikenal memiliki cita rasa gurih, manis dan pedas yang menggugah selera.

Warung makan babat gongso sebenarnya bisa banyak kita temukan di sejumlah wilayah Semarang.

Baca Juga: Resep Wedang Tahu Khas Semarang, Hangatnya Pas dan Rasanya Nikmat

Namun, agar cita rasanya bisa disesuaikan dengan selera sebenarnya resep babat gongso ini dapat dicoba sendiri di rumah lo.

Untuk resep babat gongso Semarang selengkapnya, yuk cek rangkuman berikut ini.

Resep babat gongso Semarang

Bahan-bahan:

- 500 gram babat yang sudah dibersihkan atau jeroan usus sapi
- Jeruk nipis
- 4 lembar daun salam
- 2 sendok makan garam

Bumbu halus:

- 7 cabai rawit keriting
- 15 cabai rawit merah
- 10 butir bawang merah
- 4 butir bawang putih
- 6 butir kemiri sangrai

Bumbu tumis:

- 7 butir bawang merah iris serong
- Garam, kaldu, gula, kecap secukupnya sesuai selera

Baca Juga: Viral di TikTok, Ini Resep Nasi Telur Kecap Ayong khas Pontianak

Cara membuat:

1. Pertama-tama, bersihkan babat dengan cara presto selama kurang lebih 20 menit, kemudian berikan air secukupnya. Seyelah itu, beri daun salam, garam, dan juga peras dengan jeruk nipis

2. Berikutnya, tiriskan babat yang sudah dibersihkan kemudian potong menjadi beberapa bagian dengan ukuran sesuai selera.

3. Selanjutnya, siapkan minyak panas lalu tumis bawang merah yang sudah dipotong hingga aroma wanginya terasa lalu masukkan bumbu halus.

4. Berikutnya, jika bumbu halus dan bawang merah sudah masuk, beri gula, kecap, garam, kaldu atau penyedap rasa sesuai selera.

Baca Juga: Rasanya Enak dan Disebut Sehat untuk Bayi, Ini Resep Ice Pop Buah ala Nikita Willy

5. Langkah kelima, masukkan babat yang sudah dipotongpotong tadi lalu aduk sampai merata sembari tambahkan sedikit air agar bumbu tak mengering di wajan atau gunakan teflon anti lengket.

6. Jika sudah tercampur rata dan aromanya terasa, segera matikan api agar babat tidak terlalu kering dan mengeras.

Baca Juga: Resep Sourdough Starter yang Viral di Twitter dan TikTok, Harus Sabar dan Rutin Feeding 7 Hari

7. Angkat babat dari wajan, kemudian sajikan dengan seporsi nasi hangat dan bawang merah goreng serta kerupuk

Nah, itu dia tadi resep babat Semarang yang menggugah selera dan cocok dinikmati dengan nasi hangat. Selamat mencoba di rumah!

Untuk info resep khas Semarang lainnya, klik judul artikel berikut ini ya "Resep Lumpia Semarang, Begini Tips Jitu Agar Rebung Tidak Terasa Pahit".

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )