ASN Pemkot Semarang Ikrar Jaga Netralitas Pilkada 2024

Sakti Setiawan
Selasa 17 September 2024, 21:19 WIB
ASN dan Non ASN Pemerintah Kota Semarang mengikrarkan komitmen untuk menjaga netralitas. (Sumber:  | Foto: Sakti)

ASN dan Non ASN Pemerintah Kota Semarang mengikrarkan komitmen untuk menjaga netralitas. (Sumber: | Foto: Sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM -Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN Pemerintah Kota Semarang mengikrarkan komitmen untuk menjaga netralitas selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ikrar tersebut disampaikan dalam rangkaian upacara Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan di halaman Balaikota Semarang, Selasa 17 September 2024.

Kegiatan ini merupakan upaya menjaga iklim kondusif di Kota Semarang serta memastikan ASN tidak berpihak pada pasangan calon mana pun.

Plh. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Mukhamad Khadik, menyampaikan bahwa deklarasi netralitas ini sejalan dengan Surat Edaran Wali Kota Semarang yang mewajibkan ASN bersikap netral. “Berdasarkan Surat Edaran yang sudah dikeluarkan wali kota, saya menghimbau agar seluruh ASN dapat menjaga netralitas agar tidak berpihak dan tetap mengutamakan pelayanan pada masyarakat. Ikrar ini dapat kita jadikan sebagai komitmen yang diharapkan untuk terus dipegang teguh,” ujar Khadik.

Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Semarang Nomor B/1502/800.1.10/VIII/2024 tertanggal 27 Agustus 2024, yang menyatakan bahwa ASN yang melanggar netralitas akan dikenai sanksi disiplin. Sanksi tersebut bervariasi dari teguran hingga penurunan pangkat. ASN yang melanggar akan dikenai sanksi pemotongan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) selama dua bulan.

Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Arief Rahman mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga netralitas ASN. “Sejauh ini, belum ada temuan pelanggaran atau laporan terkait netralitas ASN di jajaran kami. Ini pertanda baik, dan kami berharap suasana kondusif ini dapat dipertahankan,” terangnya.

Arief menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan monitoring terhadap potensi pelanggaran netralitas ASN, baik secara terbuka maupun di dunia maya. “Keberpihakan tidak hanya di ruang lingkup terbuka, tapi juga di dunia maya. Kami akan membentuk tim untuk memastikan tidak ada ASN yang memberikan-like, comment, atau meng-share konten pasangan calon di media sosial,” jelasnya.

Demi meningkatkan efektifitas monitoring netralitas ASN tersebut, Bawaslu akan berkoordinasi dengan BKPP untuk melakukan pengawasan internal.

“Kami telah berkoordinasi dengan BKPP dan Pemkot Semarang ya, untuk terus melakukan upaya pencegahan. Adapun jika nantinya terdapat pelanggaran, hasil kajian, hasil klarifikasi, nanti diteruskan ke Pemerintah Kota Semarang. Kita kemudian berikan sanksi, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” sambungnya.

Dengan ikrar netralitas ini, diharapkan ASN Kota Semarang tetap fokus pada pelayanan publik tanpa terpengaruh kepentingan politik Pilkada 2024.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Umum

Kafilah Jateng Melorot di Peringkat 16 MTQN 2024

Selasa 17 September 2024, 13:07 WIB
Kafilah Jateng Melorot di Peringkat 16 MTQN 2024
Berita Terkini
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )
Pendidikan28 Juni 2026, 18:30 WIB

Hadapi Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Perkuat Nalar Kritis

Di tengah banjir informasi yang terjadi saat ini, mahasiswa memiliki peran strategis untuk menjadi agen literasi dan penyebar kesadaran di tengah masyarakat.
 (Sumber: )
Semarang Raya27 Juni 2026, 17:44 WIB

Sparktacular Holiday Wonderland Hadir di The Park Semarang, Sajikan Atraksi Sirkus Kelas Dunia

The Park Semarang menghadirkan Sparktacular Holiday Wonderland: International Circus Show from South America. Pertunjukan berlangsung mulai 27 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )