Tingkatkan Daya Saing, UMKM Semarang Dapat Pelatihan Sistem Jaminan Produk Halal

Sakti Setiawan
Sabtu 14 September 2024, 08:16 WIB
Peserta pelatihan sistem jaminan produk halal bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok)

Peserta pelatihan sistem jaminan produk halal bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Semarang. (Sumber: | Foto: Dok)

UNGARAN, INFOSEMARANG.COM -Dalam rangka meningkatkan daya saing produk lokal di pasar domestik dan internasional, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUMPP) bersama Walisongo Halal Centre menyelenggarakan pelatihan sistem jaminan produk halal bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang, belum lama ini.

Kegiatan diikuti oleh 50 pelaku usaha dari sektor, termasuk makanan dan minuman.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku UMKM mengenai pentingnya sertifikasi halal, baik untuk memenuhi tuntutan konsumen maupun untuk memperluas pasar.

Dalam pembukaan acara, Kepala DKUMPP Kabupaten Semarang, Heru Santoso menyampaikan pelatihan halal untuk Pelaku Usaha sebagai fasilitas yang diberikan dinas kepada para pelaku usaha.

Hal ini dilakukan untuk mendorong kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan produk halal yang telah dibuat. Pelatihan ini akan memberikan peningkatan kualitas dari produk yang dihasilkan pelaku usaha dan kenyamanan masyarakat mengkonsumsi produk tersebut.

"Produk yang berkualitas dan bersertifikat akan dapat bersaing di pasar global," jelasnya.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Walisongo Semarang yang diwakili oleh Wakil Rektor I menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sebagai pengembangan kerjasama Walisongo Halal Centre (WHC) dengan semua stakeholder yang ada.

Walisongo Halal Centre (WHC) sebagai Lembaga Halal Centre yang masuk kategori besar di Indonesia telah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana sebagai penunjang jaminan produk halal. Walisongo Halal Centre melaksanakan pelatihan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sebagai komitmen religius dan komitmen kebangsaan. Komitmen religius sebagai tuntutan konsumsi halal yang merupakan bagian dari agama. Komitmen kebangsaan terkait dengan Jaminan Produk Halal (JPH) sebagai mandatori dari Undang-Undang JPH.

Terbitnya UU JPH merupakan perjuangan kolektif yang menjadi bagian penting terkait kepastian hukum.

Tahapan pengajuan sertifikat halal oleh pelaku usaha dimulai dari proses usaha hulu hingga ke hilir. ”Tahapan ini berasal dari Bahan – bahan yang digunakan, proses produksi serta cara kerja yang dilakukan ” ungkap Direktur WHC.

Pelaku usaha yang menghasilkan produk halal akan meningkatkan nilai jual dan kenyamanan konsumen saat menggunakannya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )