Perhatikan Tanda-tanda Kecanduan Media Sosial, Ini Dampak Negatifnya Bagi Kehidupan

Elsa Krismawati
Selasa 17 Oktober 2023, 10:00 WIB
ilustrasi kecanduan media sosial (Sumber : pexels.com)

ilustrasi kecanduan media sosial (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Penggunaan media sosial secara berlebih bisa menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan.

Kenali sejumlah tanda-tanda kecanduan media sosial, sebelum Anda terlambat menyadarinya dan berdampak pada kualitas hidup yang Anda jalani.

Baca Juga: Siapa Bilang Lahiran dan Urus Anak Kedua Lebih Mudah? Cek Faktanya Dulu DI SINI

Tanda-tanda Kecanduan Media Sosial

Dilansir dari halodoc, berikut ini tanda-tanda kecanduan media sosial yang perlu Anda ketahui:

1. Merasa takut akan ketinggalan informasi
2. Tak pernah absen scrolling linimasa di manapun dan kapanpun
3. Aktivitas penggunaan media sosial mengganggu produktivitas dan mengakibatkan pekerjaan menumpuk

Baca Juga: Hasil Studi: Kerja 4 Hari Dalam Seminggu Buat Pekerja Lebih Produktif, Benarkah?


4. FOMO
5. Menjadi sedih, iri atau tidak nyaman ketika melihat hidup orang lain yang tampak bahagia

Baca Juga: Pekerjaan Asli Jessica Wongso di Australia Terungkap, Sosok Ini Sebut Tak Ada Kaitan dengan Sianida


6. Rasa iri yang muncul karena post di medsos karena membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain
7. Sering merasa stres, kehilangan energi, atau bahkan sering menjelekkan orang lain
8. Makin jauh dari dunia nyata, dan lebih memilih menghabiskan waktu di media sosial ketimbang berinteraksi dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

Baca Juga: Pekerjaan Asli Jessica Wongso di Australia Terungkap, Sosok Ini Sebut Tak Ada Kaitan dengan Sianida

3 Dampak Negatif Kecanduan Media Sosial

Jika merasa hidup terlalu sering dihabiskan untuk media sosial, mungkin ini sudah saatnya kamu melakukan detoks sosmed.

Sebab, ada 3 dampak negatif akibat perilaku tersebut, yaitu:

1. Kesehatan mental terganggu

Salah satu dampak yang cukup mengkhawatirkan adalah resiko gangguan mental, seperti depresi.

Public Health mengungkapkan anak-anak yang berusia sekitar 10 tahun dan aktif di internet dapat berdampak negatif hingga mereka dewasa nanti.

Baca Juga: Tanda Tubuh Kekurangan Nutrisi yang Sering Disepelakan, Awas Bisa Berakibat Fatal!

2. Menurunkan Kualitas Interaksi dalam Berbagai Jenis Hubungan

Ketergantungan pada media sosial dapat tanpa kita sadari mengurangi kedalaman interaksi dalam beragam jenis hubungan.

Ini tidak hanya memengaruhi hubungan asmara, tetapi juga persahabatan, kerja sama di tempat kerja, pertemanan, dan hubungan lainnya.

Individu yang kecanduan media sosial sering kali lebih fokus pada jumlah tanggapan yang mereka dapatkan saat mereka membagikan sesuatu, daripada memikirkan dampaknya terhadap individu lain.

Baca Juga: Mengapa Pria Beristri Tertarik dengan Wanita Lain, Meski Sudah Menikah dan Memiliki Anak?

Akibatnya, kesalahpahaman sering kali muncul, mengancam stabilitas hubungan pertemanan.

3. Mengganggu Kesehatan Fisik

Selain berdampak buruk pada kesehatan mental, penggunaan media sosial yang berlebihan juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, yang merupakan faktor yang sebaiknya kita pertimbangkan saat kita memutuskan untuk melakukan detoks atau mengurangi penggunaan media sosial.

Banyak orang yang aktif di media sosial dan internet hingga larut malam.

Media sosial cenderung meningkatkan aktivitas emosional dan kognitif, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Jangan Ikutan Emosi! Begini Cara Menghadapi Pacar PMS dengan Tepat

Sinar dari layar ponsel atau perangkat lainnya dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

Padahal, kurang tidur dikenal dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)