Maraknya Berita Bunuh Diri di Media Sosial Bisa Memicu Peningkatan Kasus? Begini Faktanya

Jeanne Pita W
Senin 16 Oktober 2023, 15:00 WIB
Ilustrasi bunuh diri (Sumber : Freepik)

Ilustrasi bunuh diri (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Belakangan ini tengah banyak pemberitaan kasus bunuh diri yang juga marak beredar di media sosial.

Beberapa penelitian oleh psikolog dan ahli kesehatan mental telah memberikan bukti ilmiah terkait adanya dampak dari berita bunuh diri di media sosial.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Abnormal Psychology menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan media sosial secara berlebihan berkorelasi dengan peningkatan gejala depresi dan pikiran bunuh diri pada remaja.

Baca Juga: Jadwal Festival Wayang Orang 2023 di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Gratis 18-21 Oktober 2023

Penelitian lain dalam Journal of Health Communication menegaskan bahwa tayangan konten bunuh diri di media sosial dapat memberikan dorongan yang signifikan bagi orang-orang yang berpikiran bunuh diri untuk melaksanakan niat mereka.

Dalam dunia penelitian kesehatan mental, hal ini juga dikenal sebagai "Efek Werther" atau efek copycat.

Kondisi ini mengacu pada fenomena ketika berita bunuh diri yang diberitakan secara sensasional dapat mempengaruhi orang lain untuk meniru perilaku serupa.

Studi-studi tentang efek ini menunjukkan bahwa berita bunuh diri yang mendetail, dengan metode dan lokasi yang jelas, dapat meningkatkan risiko aksi bunuh diri lainnya.

Baca Juga: Usia Berapa Anak Boleh Minum Air Putih 8 Gelas Sehari? Simak Penjelasan Dokter

Beberapa cara dapat dilakukan supaya seseorang terhindar dari efek copycat ini, antara lain:

1. Membatasi paparan terhadap berita bunuh diri

2. Menjauhi konten yang membahas secara grafis kasus bunuh diri

3. Bijak dalam menggunakan media sosial

Baca Juga: Info Penting CPNS PPPK Kejaksaan RI: 18 Oktober 2023 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi

4. Hindar detail yang terlalu spesifik tentang metode atau lokasi kejadian bunuh diri

5. Mendukung organisasi dan inisiatif yang berfokus pada kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis14 Januari 2026, 12:28 WIB

Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026).
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis05 Januari 2026, 19:50 WIB

Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) sekaligus mengumumkan susunan lengkap tim voli putri profesionalnya.
Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM). (Sumber:  | Foto: dok Bank Mandiri)
Pendidikan05 Januari 2026, 16:55 WIB

UNNES Tambah Daya Tampung, Lebih dari 12 Ribu Mahasiswa Baru Diterima 2026

UNNES secara resmi mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2026/2027 dan menyediakan kuota bagi 12.470 mahasiswa baru.
Unnes. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis22 Desember 2025, 10:56 WIB

Bank Mandiri Segarkan Komisaris, Perkuat Pengawasan di Tengah Ekspansi

Penguatan fungsi pengawasan tersebut tercermin dari kursi Komisaris Utama Bank Mandiri yang kini ditempati oleh Zulkifli Zaini.
Gedung Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya20 Desember 2025, 10:51 WIB

Libur Nataru, The Park Semarang Suguhkan Sirkus Rusia Gratis Bertaraf Internasional

Pertunjukan ini dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di area atrium mal.
The Park Semarang menghadirkan seniman akrobat internasional selama libur Natal dan Tahun Baru.
Bisnis09 Desember 2025, 12:51 WIB

Mandiri Investasi, BSI, Mandiri Sekuritas, Pegadaian dan Deutsche Bank Hadirkan Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia

Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif untuk Reksa Dana Bursa Syariah berbasis emas.
Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis04 Desember 2025, 17:40 WIB

Beri Kenyamanan Lebih Untuk Klaim Perawatan Nasabah, AXA Mandiri Bermitra Dengan AdMedika dan Mitra Keluarga

Dengan kesepakatan kerja sama ini pasien akan mendapatkan biaya pelayanan yang terstruktur, efisien, dan sesuai standar medis yang baik.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Bisnis03 Desember 2025, 20:00 WIB

Outlook Ekonomi 2026 : Ekonom Bank Mandiri Nilai Akselerasi Pemulihan Tetap Terjaga Lewat Sinergi Kebijakan Pemerintah

Ketahanan Indonesia tidak terlepas dari efektivitas kebijakan pemerintah dan otoritas moneter yang berjalan secara sinergis.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum29 November 2025, 08:16 WIB

Pemprov Jateng Luncurkan Kalender Event 2026, Ada 365 Agenda Menarik, Sekda Minta Promosi Digencarkan

Setidaknya ada 365 event menarik yang terjadwal pada tahun depan di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Peluncuran Calender of Event 2026, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang pada Jumat, 28 November 2025 malam.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis28 November 2025, 15:24 WIB

Dana Kelolaan Tembus Rp 70 Triliun, Mandiri Investasi Jajaki Peluncuran Reksa Dana ETF Emas Syariah di Awal 2026

Mandiri Investasi berencana meluncurkan Reksa Dana ETF Syariah berbasis emas pada kuartal pertama 2026.
Mandiri Investasi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Mandiri Sekuritas. (Sumber:  | Foto: dok.)