WASPADA! Konten Bunuh Diri di Media Sosial Punya Dampak Negatif, Salah Satunya Copycat Suicide

Elsa Krismawati
Senin 16 Oktober 2023, 05:30 WIB
ilustrasi dampak negatif konten bunuh diri di media sosial (Sumber : freepik)

ilustrasi dampak negatif konten bunuh diri di media sosial (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Belakangan warga Kota Semarang digegerkan dengan sejumlah kasus bunuh diri yang dilakukan dua mahasiswi yang berasal dari kampus berbeda.

Dua peristiwa bunuh diri yang dilakukan para korban ini, terjadi hampir dalam waktu yang bersamaan.

Seperti biasa, peristiwa semacam ini akan viral dan diunggah berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Cara Unik Bintang K-Pop Taeyang dan Jeon Somi Jaga Kesehatan Mental dan Usir Stres

Padahal, penyebaran informasi mengenai berita semacam ini memiliki dampak negatif bagi orang-orang yang mengetahuinya.

Ya, pemberitaan yang masif tentang bunuh diri bisa memiliki dampak negatif, salah satunya copycat suicide.

Menurut penelitian pada Journal of Epidemiology & Community Health, contoh terbesar dari copycat suicide yaitu setelah adanya berita bunuh diri ikon film Marilyn Monroe.

Pada masanya, tingkat bunuh diri menjadi meningkat sekitar 12 persen pada Agustus 1962, di bulan kematiannya.

Baca Juga: Terkuak! Ternyata Ini Alasan Mesin Capit Boneka Susah Dimenangkan

Demikian pula dalam lima bulan setelah bunuh dirinya komedian Robin Williams pada Agustus 2014, kasus bunuh diri meningkat sebesar 9,85 persen.

Sementara itu, Menurut penelitian pada Journal of the American Academy of Child & Adolescent, ditemukan bahwa dalam beberapa bulan setelah pemutaran perdana musim pertama serial Netflix berjudul 13 Reason Why.

Serial ini berkisah tentang gadis berusia 17 tahun yang bunuh diri, terjadi peningkatan 28,9 persen peristiwa bunuh diri di kalangan anak-anak usia 10 hingga 17 tahun.

Baca Juga: Jangan Tergesa-gesa, Ini Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Balikan dengan Mantan Pacar

Peningkatan bunuh diri tersebut terutama berdampak pada anak laki-laki dalam kelompok usia tersebut

Apakah Berita Bunuh Diri Bisa Menyebabkan Trauma?

Dilansir dari laman Intothelight, berita tentang bunuh diri dapat menyebabkan orang mengalami trauma sekunder.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Dibantai 0-3 oleh Mainz U-19 di Laga Uji Coba Kelima di Jerman

Kondisi ini bisa ditandai dengan gejala ngeri, mual atau kehilangan nafsu makan dalam waktu sekejap.

Sementara dalam jangka panjang, orang yang menerima terus menerus informasi atau berita tentang tewasnya seseorang akibat mengakhiri nyawa sendiri, dapat memicu stres, depresi, hingga pikiran negatif.

Jadi mulai sekarang Anda harus lebih bijak dalam menyebar dan mengkonsumsi berita ataupun informasi.

Baca Juga: Karakter Orang yang Suka Memakai Jam di Tangan Kiri, Benarkah Sosok yang Perfeksionis?

Terlebih bila konten itu sensitif bagi Anda dan orang-orang sekitar, sebisa mungkin untuk dapat dihindari. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )