Waduh, Ternyata Ini 5 Penyebab Kadar Gula Darah Sulit Turun, Kebiasaan Ini Juga Memengaruhi

Jeanne Pita W
Kamis 21 September 2023, 08:19 WIB
5 Penyebab Kadar Gula Darah Sulit Turun (Sumber : Freepik/wirestock)

5 Penyebab Kadar Gula Darah Sulit Turun (Sumber : Freepik/wirestock)

INFOSEMARANG.COM -- Gula darah yang tinggi kerap menjadi momok bagi sebagian besar masyarakat.

Meski demikian, gula darah yang tinggi cenderung berkembang secara perlahan selama beberapa hari hingga minggu.

Namun, terkadang banyak yang tidak menyadarinya karena gejala yang timbul sampai kadar gula darah sangat tinggi jarang diperhatikan.

Baca Juga: Identitas Atlet Futsal Malang Pelaku Tendang Kepala Lawan Terkuak! Kena Sanksi Larangan Bermain 2 Tahun

Untuk itu, Anda juga perlu lebih waspada dan menghindari beberapa kebiasaan berikut yang terkadang sering diabaikan.

Kebiasaan-kebiasaan ini malah cenderung menjadi penyebab gula darah sulit turun.

1. Mengonsumsi Makanan Bebas Gula

Meski disebut sebagai makanan bebas gula, faktanya produk semacam ini malah mengandung pemanis buatan.

Baca Juga: Bukan Oktober, BMKG: Musim Hujan Diperkirakan Mundur ke November 2023

Pemanis buatan tersebut malah dapatmemengaruhi kadar gula darah sehingga jadi sulit turun.

2. Dehidrasi

Kekurangan cairan hingga mengalami dehidrasi dapat menyebabkan konsentrasi gula darah menjadi lebih tinggi.

Hal ini karena tubuh mencoba menghemat air dengan mengurangi buang air kecil.

Baca Juga: Soal Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Beton Rubuh Akibat Freestyle Motor, Ternyata Pelaku Masih Saudara

3. Konsumsi Kafein Berlebihan

Perlu diketahui bahwa kafein sebenarnya dalam menyebabkan sensitivitas insulin.

Kondisi ini menyebabkan tubuh kesulitan untuk mengatur gula darah.

4. Ngemil Larut Malam

Kebiasaan ngemil larut malam masih banyak dilakukan sebagian besar orang.

Baca Juga: Obrolan Mega ke Suami yang Picu Pembunuhan Nando Terhadap Istri saat Tiba di Kontrakan Terbongkar

Padahal kebiasaan ini malah dapat menyebabkan kadar gula jadi sulit turun.

Metabolisme tubuh di malam hari cenderung melambat sehingga lebih sulit mengatur gula darah secara efektif.

Akhirnya, kadar gula darah pun akan sulit turun akibat kebiasaan ngemil di malam hari ini.

Baca Juga: Geger MUA Kena Fitnah Disangka Maling Amplop Pengantin, Endingnya Terkuak Pelaku Sebenarnya

5. Kurang Aktivitas Fisik

Sebaiknya Anda memperbanyak aktivitas fisik.

Pasalnya, kurang aktifitas fisik dapat menyebabkan resistensi insulin.

Sehingga tubuh jadi sulit mengontrol kadar gula darah. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)