Geger MUA Kena Fitnah Disangka Maling Amplop Pengantin, Endingnya Terkuak Pelaku Sebenarnya

Arendya Nariswari
Kamis 21 September 2023, 07:34 WIB
Geger MUA Kena Fitnah Disangka Maling Amplop Pengantin, Endingnya Terkuak Pelaku Sebenarnya (Sumber : TikTok/@Tinaboloomakeup)

Geger MUA Kena Fitnah Disangka Maling Amplop Pengantin, Endingnya Terkuak Pelaku Sebenarnya (Sumber : TikTok/@Tinaboloomakeup)

INFOSEMARANG.COM - Belum lama ini viral kisah kurang mengenakan dialami oleh seorang perias pengantin atau kekinian lebih sering kita kenal dengan sebutan make up artist atau MUA.

Berlokasi di Deli Serdang, Sumatera Utara, belakangan seorang MUA dituduh mencuri amplop sumbangan dari para tamu untuk pengantin.

Tuduhan berawal ketika pengantin menyadari bahwa amplop dari tamu undangan tiba-tiba saja lenyap.

Baca Juga: Soal Bocah 8 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Beton Rubuh Akibat Freestyle Motor, Ternyata Pelaku Masih Saudara

Lantas, entah bagaimana pengantin menuduh pencuri amlop tersebut ialah sang perias atau MUA.

Tak hanya sang pengantin, melalui akun TikTok @tinaboloomakeupwedding, sang MUA bercerita bahwa ia dan timnya dituduh oleh pengantin beserta saudaranya.

Tina sebagai MUA tentu saja sedih dan kecewa atas tuduhan tak berdasar yang ditujukan kepada dirinya dan tim.

"Sedih dan kecewa terhadap saudara pengantin yang menuduh kami tanpa bukti," ungkap Tina.

Baca Juga: Obrolan Mega ke Suami yang Picu Pembunuhan Nando Terhadap Istri saat Tiba di Kontrakan Terbongkar

Sebagai bukti tak mencuri, Tina dan timnya memperlihatkan serta membongkar isi tas yang mereka bawa.

"Nih gak ada ya pak," tutur tim Tina.

"Soalnya gak enak ini ujung-ujungnya yang difitnah itu kita. Makannya yaudah kita cari bukti," sebut Tina.

Sang MUA sebenarnya sudah curiga dengan tamu undangan lain di pernikahan tersebut.

Sebab, banyak sekali orang datang dan pergi ke kamar penganti yang merupakan tempat di mana uang amplop beserta hadiah disimpan.

"Padahal banyak orang yang keluar masuk kamar pengantin mengantar kado," tulis Tina di video.

Baca Juga: Heboh Sebut Prostitusi Bukan Perselingkuhan, Begini Kata Sejumlah Warga Jepang

Mobil milik tim Tina sampai dicek oleh keluarga sebab pihak pengantin masih mencurigai uang amplop tersebut dibawa oleh MUA beserta rekan-rekannya.

Sebab tak menemukan bukti, Tina dan teman-temannya akhirnya oleh keluarga pengantin diperbolehkan pulang.

Sehari setelah insiden itu, Tina tiba-tiba mendapatkan telepon dari keluarga pengantin.

Siapa sangka, ternyata pihak keluarga meminta maaf kepada Tina sebab telah menuduh mereka mencuri uang amplop pengantin.

Terkuak, ternyata yang mencuri uang amplop sumbangan sebenarnya ialah saudara dari pengantin itu sendiri.

Baca Juga: Ribuan Orang Kecewa, Lowongan Kerja Bareng Nagita Slavina Ternyata Cuma Prank!

"Kami klarifikasi bahwa yang curi amplop kami masih sodara kami, jadi jika kalian mendengar cerita tentang Kak Tina dan tim yang curi amplop kami itu tidak benar, kami mohon maaf sebesar-besarnya pada Kak Tina dan tim," ujar pengantin memberikan klarifikasi.

Tentu saja, tidak sedikit warganet lantas mengkritik sikap pengantin dan menyarankan MUA untuk melapor ke polisi sebab sudah difitnah habis-habisan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)