Benarkah Orang yang Sering Minum Kopi Berpotensi Jadi Psikopat? Cek Faktanya

Jeanne Pita W
Jumat 20 Oktober 2023, 17:08 WIB
Ilustrasi | Fakta tentang orang yang sering minum kopi berpotensi jadi psikopat (Sumber : Freepik)

Ilustrasi | Fakta tentang orang yang sering minum kopi berpotensi jadi psikopat (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Sebuah studi yang berasal dari University of Innsbruck di Austria menyebutkan bahwa telah menemukan adanya korelasi antara pilihan kopi hitam dan rasa pahit dengan kepribadian sadistic atau ciri-ciri orang yang memiliki gangguan mental psikopat.

Hal tersebut ditemukan usai dilakukannya penelitian terhadap sekitar 1.000 orang dewasa dan rasa yang mereka sukai.

Mereka juga mengambil empat tes kepribadian yang berbeda, seperti narsisme, psikopat, sadisme dan agresi.

Baca Juga: Fresh Graduate, Ini 4 Jenis Kontrak Kerja yang Perlu Diketahui Sebelum Terjun ke Dunia Kerja

Melalui survei tersebut, ditemukan bahwa orang-orang yang menyukai kopi dengan rasa manis dan creamy memiliki sifat atau kepribadian yang lebih baik.

Sedangkan mereka yang menyukai rasa pahit dari makanan dan minuman seperti kopi hitam misalnya memiliki hasil sebaliknya, di mana mereka memiliki kecenderungan untuk suka dengan rasa sakit atau merujuk pada sadisme.

Meski demikian, peneliti tidak dapat menjelaskan hal tersebut secara ilmiah.

Di sisi lain, psikopat sendiri merupakan gangguan kepribadian yang kompleks.

Baca Juga: Tips Agar Tidak Jadi Bridezilla Jelang Pernikahan

Orang dengan psikopati cenderung memiliki kurangnya empati, rasa penyesalan, dan kontrol diri.

Sehingga dapat dikatakan pula bahwa gangguan ini melibatkan berbagai faktor genetik dan lingkungan yang jauh lebih rumit daripada sekadar kebiasaan minum kopi.

Selain itu, studi-studi ilmiah telah menunjukkan bahwa kafein yang menjadi senyawa utama dalam kopi, dapat meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan fokus, dan mengurangi rasa lelah.

Namun sekali lagi, tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan konsumsi kopi secara langsung dengan perkembangan psikopati.

Baca Juga: CPNS PPPK 2023: Tinggal 2 Instansi yang Belum Umumkan Hasil Seleksi Administrasi

Konsumsi kopi, dalam sebagian besar kasus, tidak memiliki pengaruh signifikan pada perkembangan gangguan kepribadian.

Minum kopi adalah kebiasaan umum yang dinikmati oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Sebagian besar konsumen kopi menikmatinya dengan sehat dan tanpa efek negatif pada kesehatan mental mereka.

Selain itu, kebiasaan minum kopi juga tidak secara otomatis mengindikasikan masalah kesehatan mental atau kepribadian. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )