Ciri-ciri Psikopat, Suka Kesenangan yang Janggal! Kerap Muncul saat Masih Anak-anak, Apa Saja?

Andika Bahrudin
Selasa 10 Oktober 2023, 18:52 WIB
Ilustrasi ciri-ciri psikopat. (Pixabay)

Ilustrasi ciri-ciri psikopat. (Pixabay)

INFOSEMARANG.COM -- Psikopat adalah salah satu gangguan kepribadian. Beberapa tanda-tanda psikopat adalah kurangnya empati, rasa bersalah, dan rasa malu.

Adapun ciri-ciri psikopat bisa muncul ketika masih anak-anak, beberapa contohnya seperti antisosial, kerap melanggar aturan, senang berbohong. Seiring waktu, jika tidak diatasi, hal ini akan menjadi lebih buruk.

Dikutip dari verywellmind, terdapat sejumlah ciri-ciri psikopat yang kerap muncul.

Baca Juga: Tips Parenting ala Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, Bikin MoU agar Anak Disiplin dan Mandiri

Ciri-ciri Psikopat

Ciri-ciri psikopat mungkin muncul pada masa kanak-kanak dan bertambah buruk seiring bertambahnya usia. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda psikopat yang paling umum.

1. Terlihat Menyenangkan di Permukaan

Pertama, orang yang mengidap psikopat kerap terlihat menyenangkan di permukaan. Mereka biasanya merupakan pembicara yang baik dan kerap berbagi cerita yang membuatnya terlihat menarik. Psikopat mungkin juga lucu dan karismatik.

2. Senang dengan kegembiraan

Seorang psikopat juga menyukai kegembiraan yang janggal. Mereka sering ingin hidup di "jalur cepat".

Umumnya, kebutuhan kegembiraan seorang psikopat membuatnya melakukan pelanggaran aturan. Mereka mungkin menikmati sensasi lolos dari sesuatu, atau bahkan menyukai kenyataan bahwa mereka bisa "tertangkap" kapan saja. Akibatnya, psikopat kerap kesulitan untuk tetap terlibat dalam tugas-tugas yang membosankan atau berulang-ulang.

Baca Juga: Jesicca Wongso Kemungkinan Psikopat? Ini 4 Ciri-cirinya

3. Kerap berbohong

Seorang psikopat kerap berbohong agar terlihat baik dan membuatnya keluar dari masalah. Mereka pun berbohong untuk menutupi kebohongan mereka sebelumnya. Terkadang mereka kesulitan menjaga cerita mereka tetap lurus karena lupa apa yang mereka katakan.

Jika ditantang oleh siapa pun, seorang psikopat akan mengubah ceritanya lagi atau menyusun ulang fakta agar sesuai dengan situasinya.

4. Haus akan harga diri

Seorang psikopat menganggap dirinya penting. Psikopat kerap merasa dibenarkan untuk hidup sesuai dengan aturan mereka sendiri. Mereka pun berpikir bahwa hukum tidak berlaku bagi mereka.

5. Manipulatif

Psikopat sangat pandai membuat orang lain melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka mungkin mempermainkan rasa bersalah seseorang sambil berbohong agar orang lain melakukan pekerjaannya untuk mereka.

6. Kurangnya penyesalan

Seorang psikopat tidak peduli bagaimana perilakunya memengaruhi orang lain. Mereka mungkin melupakan sesuatu yang menyakiti seseorang, atau mereka mungkin bersikeras bahwa orang lain bereaksi berlebihan ketika perasaannya disakiti.

Pada akhirnya, psikopat tidak merasa bersalah karena telah menyakiti orang lain. Bahkan, mereka kerap merasionalisasi perilakunya dan menyalahkan orang lain.

7. Terlihat seperti tanpa emosi

Psikopat tidak menunjukkan banyak emosi. Mereka mungkin sering terlihat dingin dan tidak emosional. Namun jika hal itu bermanfaat bagi mereka, seorang psikopat mungkin menunjukkan ekspresi perasaan yang dramatis. Ini biasanya berumur pendek dan cukup dangkal.

Misalnya, seorang psikopat mungkin menunjukkan kemarahannya jika dia dapat mengintimidasi seseorang, atau mereka mungkin menunjukkan kesedihan untuk memanipulasi seseorang. Namun mereka tidak benar-benar merasakan emosi tersebut.

Baca Juga: Apakah Psikopat Bisa Sembuh? Ternyata Ini Pengobatan yang Disarankan

Itulah ciri-ciri psikopat yang bisa muncul bahkan sejak masa kanak-kanak.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )