5 Keterampilan Digital yang Pasti Dibutuhkan Satu Dekade ke Depan, Pertimbangkan Sebelum Tentukan Jurusan Kuliah

Galuh Prakasa
Minggu 27 Agustus 2023, 19:47 WIB
Ilustrasi | Lima keterampilan digital yang krusial untuk kerja di masa depan, mulai dari analisis data hingga keamanan jaringan. (Sumber : Pexels/Christina Morillo)

Ilustrasi | Lima keterampilan digital yang krusial untuk kerja di masa depan, mulai dari analisis data hingga keamanan jaringan. (Sumber : Pexels/Christina Morillo)

INFOSEMARANG.COM -- Keterampilan digital, dulu hanya menjadi keahlian khusus, kini telah menjadi kebutuhan penting di tempat kerja.

Di Eropa dan di berbagai sektor, setidaknya 80% dari para manajer dan profesional memerlukan kemampuan dasar dalam bidang digital. Di tempat kerja yang lebih besar, bahkan sebanyak 50% diharuskan memiliki keterampilan digital spesialis.

Teknologi digital kini menjadi hal umum dalam kehidupan sehari-hari dan semakin terintegrasi dalam budaya kerja. Memiliki tenaga kerja yang tahu bagaimana menggunakan teknologi ini secara efisien adalah kunci kesuksesan perusahaan.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Dosen UIN Surakarta Terungkap, Termasuk Pembunuhan Berencana, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Namun, keterampilan digital mana yang akan menjadi esensial dalam beberapa tahun mendatang?

Setiap tahun, teknologi baru dikembangkan, banyak di antaranya mendapatkan perhatian media.

Dengan begitu banyak istilah yang harus diikuti mulai dari VR, AI, hingga mata uang kripto, bagaimana perusahaan dapat mengetahui di mana sebaiknya menginvestasikan waktu dan uang?

Berikut adalah lima keterampilan digital yang pasti dibutuhkan satu dekade mendatang:

1. Expert Data Analysis

Di era big data ini, banyak perusahaan memiliki segudang informasi yang belum dimanfaatkan tentang pelanggan, proses, dan tenaga kerja mereka.

Seiring dengan kemajuan transformasi digital, jumlah data yang direkam akan terus meningkat. Mengetahui cara mengolah data ini sangat penting untuk memahami bisnis Anda dan masa depannya.

Karyawan yang dapat mengambil, menganalisis, dan menerjemahkan informasi berguna dari kumpulan data perusahaan Anda akan menjadi hal yang esensial, dan keterampilan ini akan terintegrasi dalam peran-peran lebih banyak dalam tim.

Jika dilakukan dengan efektif, analisis data dapat memberikan wawasan penting tentang bisnis dan pelanggan Anda. Ini juga dapat digunakan untuk menginformasikan kampanye dan konten.

Saat ini, ada empat jenis analisis data utama yang digunakan dalam bisnis.

- Analisis deskriptif - seringkali dikombinasikan dengan analisis lain, praktik ini menggabungkan data mentah dari berbagai sumber untuk memberikan wawasan berharga tentang masa lalu.

- Analisis diagnostik - memerlukan data yang lebih rinci untuk mengidentifikasi pola dan memberikan wawasan tentang masalah tertentu.

- Analisis prediktif - menggunakan temuan dari analisis deskriptif dan diagnostik untuk mendeteksi kecenderungan, kelompok, dan pengecualian, serta meramalkan tren masa depan.

- Analisis preskriptif - memerlukan data historis ditambah informasi eksternal, dan menggunakan machine learning, aturan bisnis, dan algoritma untuk menentukan tindakan yang harus diambil.

Tren saat ini, seperti yang diungkapkan oleh survei BARC baru-baru ini, diakui oleh para eksekutif sebagai meningkatnya pentingnya analisis prediktif dan penambangan data.

Seiring teknologi dan alat yang semakin canggih, peran analisis lanjutan prediktif dan preskriptif akan menjadi semakin penting.

Baca Juga: Gerakannya Sederhana, Ini Manfaat Stretching di Pagi Hari

2. Advanced Social Selling

Seiring dengan matangnya ledakan media sosial pada tahun 2000-an, penggunaannya juga telah matang. Ini berarti tim penjualan di masa depan juga perlu beradaptasi.

Menurut para penjual sosial paling sukses saat ini, trennya beralih dari panggilan acak dan penjualan agresif, menuju penjualan berbasis nilai.

Pusat dari penjualan berbasis nilai adalah kepercayaan. Untuk menciptakan hal ini, penjual sosial lanjutan perlu dilengkapi dengan konten dan percakapan, sehingga mereka dapat membangun hubungan yang lebih berarti dengan pelanggan mereka.

Laporan State of Sales terbaru dari LinkedIn menunjukkan bahwa 77% pembeli tidak akan berinteraksi dengan penjual tanpa membaca informasi tentang perusahaan mereka terlebih dahulu.

Jika Anda mempertimbangkan fakta bahwa 80% pembeli meninjau 5 atau lebih konten sebelum pembelian mereka, jelas bahwa konten online berkualitas tentang perusahaan Anda dan produk Anda akan menjadi hal penting bagi semua tim penjualan di masa depan.

Hal yang penting adalah menjalin koneksi dengan audiens Anda dan kemudian mempertahankannya dengan menambahkan nilai melalui berbagi konten.

Media sosial jauh lebih merupakan peluang untuk mendidik dan menjadi sumber daya bagi calon pelanggan Anda, daripada untuk menjual secara langsung - itu akan datang lebih lanjut dalam perjalanan pelanggan.

3. Mobile Expertise

Ponsel pintar kini lebih umum digunakan untuk aktivitas online daripada desktop (51% vs 42%).

Dengan Generasi Z yang merupakan kaum digital native diperkirakan akan menyumbang 40% dari seluruh konsumen pada tahun 2020, organisasi perlu menyesuaikan keahlian mereka sendiri untuk bertahan dalam beberapa tahun mendatang.

Meningkatnya penggunaan ponsel berarti bahwa bisnis harus menyesuaikan strategi mereka. Ini berarti mengadopsi pendekatan mobile-first, di mana komunikasi, konten, dan perjalanan pelanggan dioptimalkan untuk penggunaan di ponsel.

Manfaatkan komunikasi video yang dioptimalkan untuk ponsel selama proses penjualan dan tambahkan kemampuan pembuatan video ke tim penjualan Anda untuk lebih baik terlibat dengan generasi konsumen berikutnya.

Ini akan menjadi esensial untuk semua komunikasi melalui aplikasi asli, seperti Snapchat dan Instagram.

Dominasinya aplikasi juga berarti bahwa bisnis harus tetap mengikuti tren untuk memastikan bahwa aplikasi mereka tetap relevan - dan yang lebih penting - mudah ditemukan.

Baca Juga: Ngenes! Viral Wanita Coba Frugal Living Ekstrem Biar Bisa Beli Rumah Tapi Endingnya Malah Begini

4. Multi-platform UX design

Ketika semakin banyak anggota basis pelanggan Anda menghabiskan waktu online, berpindah antara berbagai perangkat, kehadiran digital perusahaan Anda perlu menjadi pusat perhatian.

Kunci utamanya adalah memastikan aplikasi atau situs web Anda mudah dinavigasi, yang menjadi inti dari desain UX (pengalaman pengguna).

Dengan 79% pengguna internet yang mengaku mencari situs lain jika mereka tidak dapat dengan mudah menggunakan situs yang mereka kunjungi, sangat penting untuk berinvestasi dalam keterampilan digital ini.

Yang lebih penting lagi, situs web dan aplikasi perlu responsif untuk memberi pengguna pengalaman yang konsisten di berbagai perangkat.

Tidak melakukannya akan menciptakan kesenjangan antara merek dan pengguna, yang akan mendorong konsumen untuk mencari layanan di tempat lain.

Pertimbangkan cara membuat tim desain lebih tanggap. Untuk mempercepat proses dan memungkinkan kreativitas mengalir, bagi pekerjaan menjadi beberapa bagian untuk fitur-fitur yang berbeda.

Jika individu memiliki lebih banyak kemandirian, mereka akan memiliki kepemilikan yang jelas terhadap bagian mereka dan lebih cenderung merasa puas secara kreatif.

Kerangka kerja yang tanggap ini akan mengarah pada pekerja yang lebih produktif dan desain yang lebih fleksibel yang diperlukan untuk mengikuti proses digitalisasi masa depan.

Baca Juga: ART Ashanty Sampai Bisa Bikin Rumah Mewah di Salatiga, Ternyata Naik Gaji Segini Dalam Setahun

5. Network and information security

Keterampilan ini, meskipun pada permukaannya terlihat kurang menarik, adalah salah satu yang paling penting.

Keamanan siber adalah salah satu isu terbesar saat ini dan akan terus menjadi begitu dengan kemajuan transformasi digital. Dengan kontroversi terbaru tentang keamanan siber dalam kasus-kasus ternama seperti Yahoo, Sage, dan email Hilary Clinton, memastikan data bisnis tetap aman telah muncul sebagai prioritas utama.

Saat metode keamanan berkembang dan berkembang, demikian pula ancaman terhadapnya. Dan semakin terhubung tenaga kerja Anda, semakin banyak seluruh perusahaan berisiko akibat kelalaian satu karyawan. Bahkan hal sepele seperti menggunakan media sosial di tempat kerja dapat menjadi risiko.

Memiliki tenaga kerja yang memahami dasar-dasar keamanan online - dan langkah-langkah yang dapat mereka ambil untuk mempertahankannya - akan menjaga perusahaan Anda, dan informasi sensitifnya, dari mata yang ingin tahu dan skandal pelanggaran.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)