Ngenes! Viral Wanita Coba Frugal Living Ekstrem Biar Bisa Beli Rumah Tapi Endingnya Malah Begini

Arendya Nariswari
Minggu 27 Agustus 2023, 17:29 WIB
Gagal Frugal Living, Curhat Wanita Ini Ekspektasinya Berakhir Ngenes (Sumber : TikTok/@janelyrasma12)

Gagal Frugal Living, Curhat Wanita Ini Ekspektasinya Berakhir Ngenes (Sumber : TikTok/@janelyrasma12)

INFOSEMARANG.COM - Kekinian banyak orang mencoba gaya hidup frugal living yang disebut-sebut bisa membuat keseharian dan pengeluaran menjadi lebih menghemat.

Gaya hidup frugal living ini membuat seseorang menghindari pembelian yang tidak penting dan menyisihkan sebanyak-banyaknya uang untuk disimpan.

Kendati demikian, ternyata pada faktanya banyak yang salah paham dengan konsep frugal living ini sehingga justru berujung gagal dan rugi.

Baca Juga: VIRAL Gaya Hidup Frugal Living, Apa Itu? Begini Penjelasannya

Alih-alih mengelola uang secara bijak, beberapa orang malah mengorbankan kualitas hidup dan melakukan hal ekstrem seperti dilakukan wanita berikut ini.

Akun TikTok @janelyrasma12 belum lama ini membagikan kisahnya melakukan frugal living.

“Jadi kemarin aku lihat postingan mbak-mbak ini tentang frugal living. Sumpah, aku tuh heran banget sampai aku hitung-hitung sendiri, dia kok bisa?” sebutnya di awal video.

Ibu tiga anak ini lantas mencoba konsep frugal living tersebut dengan bepergian naik motor, mematikan kulkas secara berkala dan tak memakai rice cooker.

Baca Juga: Mengenal Gaya Hidup Frugal Living Viral di Tiktok, Bagaimana Cara Menjalankannya?

“Terus kemarin aku mau nerapin frugal living-kan. Nggak pakai kulkas, nggak pakai AC, nggak pakai magicom, terus ini kita mau keluar pakai motor biar irit,” imbuhnya.

Lucunya, saat keluar dalam satu hari bersama suami dan buah hatinya, wanita ini malah bercerita bahwa uang yang disimpan justru habis terpakai.

Ya, ternyata uang yang disimpannya sebagai bentuk gaya hidup frugal living justru terpakai untuk jajan anak dan suaminya.

“Nah pas pulang, suami aku bilang pengen beli crepes awalnya. Eh terus empek-empek. Eh terus belih es kocok. Akhirnya jajannya banyak banget, gimana kita mau nerapin frugal living?” sebutnya.

Baca Juga: 3 Kunci Sukses menurut Islam untuk Hidup Lebih Baik di Dunia

Impiannya menabung untuk membeli rumah pun batal seketika sebab ibu muda tersebut mengeluarkan uang untuk jajan.

“Sebenarnya sebelum frugal living ini viral. Aku sama suami juga menjalani frugal living. Frugal living yang kami jalani tidak mengurangi adalah tidak merubah gaya hidup walaupun pemasukan kami bertambah," tuturnya.

Tentu saja tidak sedikit warganet lantas ikut setuju dengan pendapat wanita itu.

Mereka juga memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar konten video viral tersebut.

Baca Juga: MA Ubah Vonis Ferdy Sambo jadi Hukuman Seumur Hidup, Pidana Penjara Putri Candrawathi Disunat Jadi 10 Tahun

"Iya kak, agak susah nerapinnya sementara bahan-bahan pokok pada mahal," ungkap salah seorang warganet.

"Bener banget kak, aku ngakak sama konsep hidup ini akhirnya aku juga balik lagi sama suami begitu,"imbuh warganet lain.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)