Tenaga Kerja untuk Era Digital: Keterampilan Digital Teratas yang Paling Dicari

Elsa Krismawati
Selasa 08 Agustus 2023, 11:24 WIB
Ilustrasi | Tips Produktif di era digital (Sumber : Freepik/DCStudio)

Ilustrasi | Tips Produktif di era digital (Sumber : Freepik/DCStudio)

INFOSEMARANG.COM -– Transformasi yang sedang berlangsung yang didorong oleh teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah dunia kerja, mendorong tenaga kerja untuk memperoleh keterampilan baru dan beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan masa depan.

Menurut laporan Future of Jobs dari World Economic Forum, pada tahun 2025, sekitar 50% dari semua karyawan akan perlu mengasah kembali keterampilan karena adopsi teknologi terus meningkat.

Bayangkan, setengah dari tenaga kerja akan perlu mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang benar-benar baru untuk tetap dapat menyesuaikan diri dengan transformasi digital dan tetap bisa bekerja.

Baca Juga: Geger Maba Dipaksa Ikut Pinjol oleh Dema UIN Raden Mas Said Surakarta, Mahasiswa Mulai Resah Ditelpon Nomor Misterius

Forum memprediksi bahwa pada tahun 2025, adopsi mesin mungkin akan melampaui tenaga kerja manusia dan mengakibatkan penghilangan sekitar 85 juta pekerjaan.

Di sisi lain, sekitar 100 juta pekerjaan baru mungkin akan muncul, memerlukan interaksi yang lebih maju antara manusia dan mesin serta pemahaman algoritma.

Mengapa ini penting? Adopsi teknologi yang lebih luas akan menyebabkan perubahan dalam keterampilan di berbagai pekerjaan, dengan kesenjangan keterampilan tetap tinggi.

Baca Juga: Informasi Penting untuk Pensiunan PNS Baru, Simak Persyaratan Berikut Ini Agar Tabungan Hari Tua Cair!

Bahkan karyawan yang tetap berada dalam peran mereka saat ini akan menyaksikan perubahan signifikan dalam keterampilan inti yang diperlukan untuk pekerjaan mereka.

Oleh karena itu, baik perusahaan maupun karyawan harus mempersiapkan pikiran masa depan dan memulai persiapan yang diperlukan.

Menariknya, masa depan dunia kerja tidak hanya bergantung pada keterampilan digital dan teknologi saja.

Baca Juga: Sang Ibu Sampai Tersungkur di Pusara, Momen Pemakaman Mahasiswa UI Naufal Zidan Korban Pembunuhan Senior Diwarnai Isak Tangis

Keterampilan seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, ketahanan, pembelajaran aktif, dan sejumlah keterampilan antarpribadi, kepemimpinan, dan komunikasi akan menjadi penting bagi tenaga kerja masa depan.

Menurut laporan dari hrforecast.com pada Minggu, 6 Agustus 2023, yang berasal dari penelitian internal yang mencakup lebih dari 200 juta peran pekerjaan, tren-tren yang mendorong perubahan dalam transformasi bisnis terkonfirmasi.

Baca Juga: Bagaimana Tips KPR Ringan? Cara Membeli Rumah Pertama Harga Sesuai Wajib Paham

Berikut adalah daftar keterampilan digital teknis yang paling dicari dalam beberapa tahun mendatang.

Keterampilan dengan Bayaran Tertinggi dalam Teknologi

1. Komputasi Awan

Pekerjaan terkait komputasi awan sedang meningkat seiring banyak perusahaan beralih dari infrastruktur server ke solusi berbasis awan.

Banyak layanan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin juga disediakan melalui platform-platform awan.

Baca Juga: Ini Jam Ngemil untuk Diet yang Terbukti Turunkan Berat Badan, Makan Basreng Boleh?

Keterampilan yang paling dicari dan dengan bayaran tertinggi dalam kategori ini termasuk Microsoft Azure, Docker DevOps, dan Kubernetes untuk keamanan siber.

2. Keamanan Siber

Keamanan siber tetap menjadi keterampilan yang sedang tren dengan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 30%.

Saat ini, risiko kehilangan data sangat tidak terduga dan serius: peretasan, pencurian data, serangan virus, dan lainnya. Inilah sebabnya permintaan di bidang ini sangat tinggi.

Baca Juga: Bertemu Ganjar Pranowo, Begini Tanggapan NU dan Muhammadiyah

Keterampilan yang paling dicari meliputi Informasi Keamanan Siber, Keamanan Jaringan, dan Penilaian Kerentanannya.

3. Kecerdasan Buatan dan Pembelajaran Mesin

Penguasaan TensorFlow, Python, Java, R, dan Pemrosesan Bahasa Alami menjadi sangat dicari.

Karyawan yang dapat menguasai teknologi dan alat kecerdasan buatan serta pembelajaran mesin akan membantu organisasi memberikan produk dan layanan yang lebih relevan, personal, dan inovatif.

Baca Juga: 4 Minuman yang Bagus untuk Diet Alami, Terbukti Bakar Lemak

4. Analisis Big Data

Analisis Data Besar menggunakan teknik analisis canggih pada dataset besar dan beragam, termasuk data terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur dari berbagai sumber dan ukuran, mulai dari terabyte hingga zettabita.

Salah satu area di mana Analisis Data Besar sangat relevan dan bermanfaat adalah analitika Sumber Daya Manusia.

Pengetahuan tentang Analisis Data Besar memungkinkan Anda membuat perkiraan jumlah karyawan dengan akurat, mengoptimalkan struktur tenaga kerja, dan mendorong transformasi tenaga kerja.

Baca Juga: Life Hack! Ini Cara Ubah Ponsel Lama Menjadi CCTV, Ternyata Gampang Banget

5. Realitas Virtual (VR)

Banyak industri, seperti hiburan, pendidikan, kesehatan, manufaktur, dan periklanan, telah mengadopsi teknologi realitas virtual (VR) dan augmentasi (AR).

Karena itu, teknisi yang memiliki keterampilan ini dalam beberapa tahun mendatang pasti akan sangat dicari.

Tertariknya, 74% dari insinyur perangkat lunak memprediksi bahwa kita akan melihat dampak penuh AR dan VR dalam sepuluh tahun mendatang.

Baca Juga: Nostalgia! Nokia Dikabarkan Bakal Rilis 2 Ponsel Legendaris, Lengkap dengan Game Snake, Kapan?

6. Blockchain

Terlepas dari penurunan cepat Bitcoin dan mata uang kripto lainnya, teknologi blockchain seakan menghilang.

Namun, sebenarnya, blockchain tidak hanya digunakan untuk mata uang kripto, tetapi juga pembayaran peer-to-peer, penyimpanan file, manajemen identitas, dan tujuan pemungutan suara digital.

Karena itu, pengembang yang memahami blockchain, kontrak pintar, dan dapat membangun aplikasi terdesentralisasi juga akan sangat dicari.

Raksasa teknologi seperti Facebook, Amazon

, IBM, dan Microsoft sedang bekerja untuk mengembangkan teknologi blockchain.

Baca Juga: Cara ke IGD Pakai BPJS Kesehatan Tanpa Rujukan Terbaru 2023

7. Produksi Video

Video terus menjadi fokus utama bagi perusahaan karena konsumen memiliki selera tak terpuaskan terhadap konten video.

Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa produksi video tetap menjadi prioritas bagi bisnis.

Pada tahun 2022, video akan menyumbang 82% dari total lalu lintas internet global, naik dari 75% pada tahun 2018.

8. User Experiance (UX)

Pengalaman pengguna (UX) lebih kritis daripada sebelumnya. Dengan begitu banyak perdagangan dan bisnis dilakukan melalui platform online, mereka yang bisa merancang dan menyempurnakan UX yang baik menjadi aset berharga bagi banyak perusahaan.

Baca Juga: Nostalgia! Nokia Dikabarkan Bakal Rilis 2 Ponsel Legendaris, Lengkap dengan Game Snake, Kapan?

Tentu saja, keterampilan yang sangat dicari untuk beroperasi dengan sukses dan efektif di masa depan tidak terbatas pada keterampilan teknis semata.

Selain itu, setidaknya kita perlu mengembangkan lima keterampilan lunak untuk mencapai kesuksesan di masa depan.***

Anda bisa mengetahui informasi mengenai Digitalisi dalam berbagai sektor di "Berita Keterampilan Digital"

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis14 Januari 2026, 12:28 WIB

Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026).
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis05 Januari 2026, 19:50 WIB

Luncurkan Skuad Lengkap, Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) Siap Tancap Gas di Proliga 2026

Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM) sekaligus mengumumkan susunan lengkap tim voli putri profesionalnya.
Bank Mandiri resmi meluncurkan skuad Jakarta Livin’ by Mandiri (JLM). (Sumber:  | Foto: dok Bank Mandiri)
Pendidikan05 Januari 2026, 16:55 WIB

UNNES Tambah Daya Tampung, Lebih dari 12 Ribu Mahasiswa Baru Diterima 2026

UNNES secara resmi mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2026/2027 dan menyediakan kuota bagi 12.470 mahasiswa baru.
Unnes. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis22 Desember 2025, 10:56 WIB

Bank Mandiri Segarkan Komisaris, Perkuat Pengawasan di Tengah Ekspansi

Penguatan fungsi pengawasan tersebut tercermin dari kursi Komisaris Utama Bank Mandiri yang kini ditempati oleh Zulkifli Zaini.
Gedung Bank Mandiri. (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya20 Desember 2025, 10:51 WIB

Libur Nataru, The Park Semarang Suguhkan Sirkus Rusia Gratis Bertaraf Internasional

Pertunjukan ini dapat dinikmati secara gratis oleh pengunjung mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di area atrium mal.
The Park Semarang menghadirkan seniman akrobat internasional selama libur Natal dan Tahun Baru.
Bisnis09 Desember 2025, 12:51 WIB

Mandiri Investasi, BSI, Mandiri Sekuritas, Pegadaian dan Deutsche Bank Hadirkan Reksa Dana Bursa Emas Syariah Pertama di Indonesia

Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif untuk Reksa Dana Bursa Syariah berbasis emas.
Mandiri Investasi, Mandiri Sekuritas, BSI, Pegadaian, dan Deutsche Bank telah melakukan persiapan teknis secara intensif.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Bisnis04 Desember 2025, 17:40 WIB

Beri Kenyamanan Lebih Untuk Klaim Perawatan Nasabah, AXA Mandiri Bermitra Dengan AdMedika dan Mitra Keluarga

Dengan kesepakatan kerja sama ini pasien akan mendapatkan biaya pelayanan yang terstruktur, efisien, dan sesuai standar medis yang baik.
 (Sumber:  | Foto: Dok)
Bisnis03 Desember 2025, 20:00 WIB

Outlook Ekonomi 2026 : Ekonom Bank Mandiri Nilai Akselerasi Pemulihan Tetap Terjaga Lewat Sinergi Kebijakan Pemerintah

Ketahanan Indonesia tidak terlepas dari efektivitas kebijakan pemerintah dan otoritas moneter yang berjalan secara sinergis.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum29 November 2025, 08:16 WIB

Pemprov Jateng Luncurkan Kalender Event 2026, Ada 365 Agenda Menarik, Sekda Minta Promosi Digencarkan

Setidaknya ada 365 event menarik yang terjadwal pada tahun depan di 35 kabupaten/kota di Jateng.
Peluncuran Calender of Event 2026, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kota Semarang pada Jumat, 28 November 2025 malam.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis28 November 2025, 15:24 WIB

Dana Kelolaan Tembus Rp 70 Triliun, Mandiri Investasi Jajaki Peluncuran Reksa Dana ETF Emas Syariah di Awal 2026

Mandiri Investasi berencana meluncurkan Reksa Dana ETF Syariah berbasis emas pada kuartal pertama 2026.
Mandiri Investasi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Mandiri Sekuritas. (Sumber:  | Foto: dok.)