Tidak Sebatas Tanaman Hias yang Mahal dan Cantik, Tanaman Aglonema Bisa Menyerap Zat Beracun Loh!

Elsa Krismawati
Rabu 26 Juli 2023, 09:40 WIB
Tanaman aglonema sebagai penyaring udara alami (Sumber : unsplash.com)

Tanaman aglonema sebagai penyaring udara alami (Sumber : unsplash.com)

INFOSEMARANG.COM - Bagi pecinta tanaman hias yang cantik, seperti tanaman Aglonema, ini sederet manfaatnya.

Ya, manfaat tanaman Aglonema salah satunya bisa menyerap Zat beracun yang terdapat dalam udara yang kita hirup.

Jadi bukan hanya cantik, dan variasi harga yang mahal, tanaman Aglonema mampu memberikan segudang manfaat.

Baca Juga: Ngeri! Gegara Teriak Terlalu Keras Pas Nonton Konser, Paru-paru Pria Ini Mendadak Pecah

Aglonema menjadi sorotan dan tren populer di sekitar tahun 2020.

Banyak orang yang beralih untuk memelihara tanaman ini sebagai hobi dan mengisi waktu luang, terutama saat masa lockdown.

Keindahan dan manfaatnya sebagai tanaman hias membuat Aglonema diminati oleh banyak orang.

Baca Juga: Selain Cantik Untuk Hiasan di Dalam Rumah, Tanaman Aglonema Memiliki 3 Manfaat Ini, Sudah Tahu Belum?

Tanaman ini memiliki harga yang sangat bervariasi, tergantung pada species dan ukuran tanaman.

Harga Aglonema bisa mulai dari 10.000 hingga jutaan rupiah.

Varian harganya mencerminkan perbedaan dalam keunikan dan ukuran tanaman tersebut.

Manfaat tanaman Aglonema Bagi Kualitas Udara

Melansir Nasional Library of Medicine, Di balik bentuk daunnya yang unik dan warna-warni, tanaman Aglonema bukanlah tanaman hias biasa.

Baca Juga: Kalau Asal Bisa Fatal, Begini Cara Mengatasi Keracunan Makanan dengan Tepat

Karena memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap racun berbahaya seperti karbon monoksida dan benzena.

Karbon monoksida adalah racun yang dihasilkan dari berbagai aktivitas sehari-hari, seperti kendaraan bermotor, asap rokok, pembakaran batu bara, dan asap dari kompor.

Baca Juga: Resep Nasi Uduk Rice Cooker, Praktis! Cocok untuk Anak Kos dan Rumahan

Sementara itu, benzena adalah racun yang dihasilkan dari semprotan, zat pembersih ruangan, aroma cat tembok, spidol, dan bensin.

Kedua senyawa ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi juga dapat merusak lapisan ozon dan menyebabkan efek rumah kaca.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, mereka dapat menyebabkan penyakit yang fatal seperti kanker paru-paru, anemia, leukemia, dan masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Pria Tampan Tak Selalu Jadi Pilihan Terbaik Bagi Wanita

Keberadaan Aglonema sebagai tanaman hias yang mampu menyerap racun ini adalah suatu berkah.

Tanaman ini secara alami membantu memurnikan udara di sekitarnya, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman untuk dihuni.

Tanaman hias Aglonema tidak hanya memiliki kemampuan untuk menyerap racun dalam udara, tetapi juga mampu membersihkan udara kotor dan menjaga kelembapan.

Baca Juga: Menurut Feng Shui, Ini 5 Tanaman Hias yang Punya Energi Positif untuk Rumah Apa Saja Jenisnya?

Hasilnya, udara di sekitarnya terasa lebih sejuk dan segar.

Udara yang sejuk dan segar memiliki dampak positif pada kesehatan manusia.

Selain memberikan kenyamanan, udara yang bersih dan segar dapat meningkatkan konsentrasi dan mengurangi tingkat stres.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )