Ketahui Pupuk Alami yang Tepat Untuk Tanaman Aglonema, Jangan Asal Pilih!

Jeanne Pita W
Selasa 25 Juli 2023, 17:00 WIB
Pupuk alami yang tepat untuk tanaman Aglonema (Sumber : Tokopedia.com)

Pupuk alami yang tepat untuk tanaman Aglonema (Sumber : Tokopedia.com)

INFOSEAMARANG.COM -- Seperti yang sudah umum diketahui, pupuk alami merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami, seperti sisa-sisa tanaman, kotoran hewan, hingga air hujan.

Di samping itu, pupuk alami dinilai lebih aman bagi lingkungan dan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi tanaman.

Pupuk alami juga lebih mudah diperoleh dan harganya lebih terjangkau.

Baca Juga: Video Seorang Kakek Tertabrak Motor di Langensari Ungaran, Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan

Untuk menjaga agar aglonema tetap sehat dan subur, Anda perlu memberikannya pupuk yang tepat.

Ada banyak jenis pupuk yang dapat digunakan untuk aglonema, termasuk pupuk alami dan pupuk buatan.

Pupuk alami yang dapat Anda gunakan untuk tanaman Aglonema ini antara lain seperti kompos, pupuk kandang, dan pupuk hijau.

Selain itu, pupuk alami juga memiliki banyak manfaat bagi tanaman aglonema sebagai berikut.

Baca Juga: Nasabah BCA Dibuat Resah, Beredar Pop Up Peringatan Virus di Aplikasi BCA Mobile, Jangan Asal Klik!

- Meningkatkan kesuburan tanah
- Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit
- Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman
- Meningkatkan kualitas daun
- Mempercantik warna daun

Berikut adalah beberapa jenis pupuk alami yang dapat digunakan untuk aglonema:

1. Kompos

Kompos merupakan pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik yang sudah membusuk, seperti daun, ranting, sayuran, dan buah-buahan.

Baca Juga: Cara Atasi Infeksi Tato, Cepat Tangani sebelum Makin Parah

Kompos dapat dibuat sendiri di rumah atau dibeli di toko pertanian.

2. Pupuk kandang

Pupuk kandang adalah pupuk yang dibuat dari kotoran hewan, seperti kotoran sapi, kambing, dan ayam.

Pupuk kandang harus sudah matang sebelum digunakan untuk tanaman aglonema.

Baca Juga: Twitter Diumumkan Ganti Website Jadi X.com, Tapi Malah Masih Diblokir di Indonesia?

3. Pupuk hijau

Pupuk hijau adalah pupuk yang dibuat dari tanaman yang masih hidup, seperti legum, rumput, dan tanaman hijau lainnya.

Pupuk hijau dapat ditanam di sekitar tanaman aglonema dan kemudian dibiarkan mati dan membusuk.

Untuk memberikan pupuk alami pada aglonema, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

Baca Juga: Tato yang Dihapus Berbekas? Begini Tips Menghilangkannya

- Siapkan pupuk alami sesuai dengan kebutuhan.

- Larutkan pupuk alami dalam air.

- Siramkan larutan pupuk pada media tanam aglonema.

- Lakukan pemupukan secara rutin setiap 2-3 minggu sekali.

Itulah tadi beberapa jenis pupuk alami yang dapat Anda gunakan pada tanaman Aglonema serta manfaat dan cara pemberiannya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)