4 Cara Budidaya Tanaman Aglonema, Bisa Hasilkan Banyak Anakan Baru Dalam Waktu Cepat

Jeanne Pita W
Jumat 21 Juli 2023, 14:31 WIB
Ilustrasi | Cara Budidaya Tanaman Aglonema (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

Ilustrasi | Cara Budidaya Tanaman Aglonema (Sumber : Freepik/rawpixel.com)

INFOSEMARANG.COM -- Tanaman Aglonema merupakan salah satu tanaman hias yang tergolong mudah perawatannya.

Selain itu, tanaman aglonema juga cukup mudah untuk diperbanyak.

Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk memperbanyak aglonema ini dan dapat dengan mudah dilakukan di rumah.

Baca Juga: Link Live Streaming PSS Sleman vs PSIS Semarang Kick Off Pukul 15.00 WIB, Laskar Mahesa Jenar Pede Bisa Menang

Berikut beberapa cara budidaya tanaman Aglonema tersebut.

1. Stek

Jika Anda ingin memperbanyak tanaman aglonema dengan cara stek ini, Anda bisa melakukannya dengan menanam pucuk indukan aglaonema.

Anda bisa memilih indukan yang mempunyai batang kokoh dan mempunyai setidaknya 5 daun tersisa sesudah diambil pucuknya untuk menjaga indukan tetap hidup setelah dipotong pucuknya.

Baca Juga: Gara-gara Baliho Partai Tertiup Angin, Pengendara Motor Kecelakaan di Banaran Bawen

Potong pucuk indukan yang terpilih, sekitar 6 sampai 7 ruas daun.

Selanjutnya, Anda bisa nenanam pucuk aglonema pada media tanam dan mletakkannya di tempat yang cukup teduh.

Namun perlu Anda ketahui bahwa menanam dengan cara stek ini juga memeiliki kelemahan.

Kelemahan dari cara menanam aglonema dengan stek pucuk ini yaitu nantinya induk yang diambil pucuknya akan tumbuh bercabang.

Baca Juga: Hasil Korea Open 2023: Main Sengit, Fajar/Rian Akhirnya Melesat ke Semifinal

2. Biji

Untuk bisa menanam tanaman aglonema dari biji, Anda harus memilih biji yang berasal dari indukan yang sudah cukup tua.

Kemudian rendam biji tersebut sekitar 2 atau 3 jam untuk mempercepat munculnya kecambah sebelum ditanam.

Baca Juga: Penyelenggara Pernikahan Anjing Mewah dengan Adat Jawa Mendadak Minta Maaf, Ada Apa?

3. Cangkok

Meski terbilang tidak terlalu sulit, menanam aglonema dengan cara cangkok ini perlu ketelitian.

Pertama, Anda perlu memilih induk yang akan dicangkok.

Pastikan indukan yang dipilih memiliki batang yang kokoh dan sudah berwarna kecokelatan.

Selanjutnya, kelupas sedikit bagian batang pohon sampai terlihat bagian dalamnya yang putih dan liat.

Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Kabar Ahok adalah Pemilik Ponpes Al Zaytun?

Lapis bagian tersebut dengan kombinasi tanah sekam, pasir malang, humus dan pakis dengan perbandingan 1:5:2:2, kemudian bungkus rapat dengan plastik.

Jangan lupa untuk memberi lubang kecil pada plastik sebagai sirkulasi udara yang juga akan berfungsi untuk pengakarannya.

Proses ini akan memakan waktu 3 hingga 4 minggu untuk menghasilkan tanaman aglonema baru.

Pastikan pula Anda menyemprot plastik pembungkus 2 kali sehari secara rutin.

Baca Juga: Sisca Kohl Jadi Omongan Usai Makan Makanan Mentah Pas Hamil, Apa Bahaya Sajian Belum Matang untuk Kandungan?

Jika Anda berhasil dengan cara cangkok ini, maka Anda bisa mendapatkan tanaman baru dengan cepat.

Namun jika gagal, maka indukan yang dicangkok malah akan mengalami pembusukan batang.

4. Pemisahan Anakan

- Pilihlah tanaman aglonema yang sudah memiliki anakan yang cukup besar.

Baca Juga: Lenyap! Instagram Keisya Levronka Hilang Usai Aksi Tak Sopan di Podcast Marlo Panen Hujatan

- Pisahkan anakan aglonema dari induknya dengan hati-hati.

- Tanam anakan aglonema di pot yang sudah diisi dengan media tanam yang berupa campuran tanah, pasir, dan humus.

- Siram anakan aglonema secara rutin dan letakkan anakan aglonema di tempat yang teduh dan lembap.

Baca Juga: Terciduk! Anggota DPRD Ini Diduga Main Game Sloot Saat Rapat, Sebut "Itu Candy Crush" Hingga Warganet Seret Nama Partainya

Anakan aglonema akan mulai tumbuh dan berakar dalam waktu sekitar 2-3 minggu.

Tertarik untuk mencobanya? ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )