Sebut Siswa Cuma Anak Petani Bukan Panglima, Aksi Oknum Guru Bully Murid di Sulawesi Selatan Bikin Geram

Arendya Nariswari
Jumat 06 Oktober 2023, 17:06 WIB
Sebut Siswa Cuma Anak Petani Bukan Panglima, Aksi Oknum Guru Bully Murid di Sulawesi Selatan Bikin Geram (Sumber : Instagram/@kameraperistiwa)

Sebut Siswa Cuma Anak Petani Bukan Panglima, Aksi Oknum Guru Bully Murid di Sulawesi Selatan Bikin Geram (Sumber : Instagram/@kameraperistiwa)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini publik kembali digemparkan dengan kasus bullying yang dilakukan oleh seorang oknum guru di SMAN 3 Talakar Sulawesi Selatan.

Kali ini, korbannya adalah siswa SMA di tempat sang oknum guru tersebut mengajar. Ia bahkan tak segan-segan mengucapkan kalimat yang merendahkan profesi orang tua siswa tersebut.

Oknum guru pada video viral itu bahkan tega mengatakan jika pekerjaan orang tua siswa SMA itu hanya seorang petani, bukan panglima.

Baca Juga: Waduh! Erick Thohir Sebut 70 Persen Dana Pensiun Diduga Dikorupsi, Alasan Sulitnya Pencairan di Taspen?

"Kamu itu anak petani, saya pikir kamu adalah anak panglima," ungkap oknum guru tersebut pada video.

Dari video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @kameraperistiwa tersebut, terlihat siswa lain melakukan pembelaan.

Terdengar siswa lain ikut tak terima saat pekerjaan orang tua salah satu murid itu dipermasalahkan.

Mereka sempat menyebut bahwa pekerjaan sebagai petani adalah hal yang halal dan jujur serta tidak ada salahnya.

Baca Juga: Tega! Ronald Tannur Lindas Tubuh DSA Pakai Mobil Sampai Tewas, Ternyata Baru Lima Bulan Pacaran

Murid yang menjadi korban bullying itu lantas malah dimarahi usai mencoba menenangkan si oknum guru.

Dari keterangan caption pada video yang diunggah, disebutkan bahwa sang oknum guru sudah mengakui kesalahannya.

Dr. Nawir Rahman selaku Kepala Komite SMAN 3 Talakar juga mengatakan jika para siswa merasa keberatan terhadap ucapan sang oknum guru.

Para siswa juga menginginkan sang guru tak lagi mengajar di kelas mereka dan diganti dengan pengajar lain sebagai persyaratan maaf.

Baca Juga: Syarat Otentikasi Aplikasi Taspen Dinilai Tak Sebanding dengan Nominal Dana Pensiun Diterima: Tolong Jangan Dipersulit!

Melihat video viral tersebut, tidak sedikit warganet ikut tersulut emosi.

Mereka bahkan memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

"Guru kok nggak bisa jaga mulutnya. Di saat kita prihatin sama kelakuan siswa, eh ini malah gurunya," ungkap salah seorang warganet.

"Jangan cuma nggak ngajar di sati kelas pak, tapi seterusnya di mana pun," imbuh warganet lain.

"Kenapa bawa-bawa profesi sih, sama-sama halal kok pak," timpal warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )