Memalukan! Tiga Oknum Wartawan Diduga Peras Belasan Juta Rupiah di Brebes, Berujung Diarak Sekampung

Elsa Krismawati
Sabtu 23 September 2023, 14:30 WIB
Diduga 3 oknum wartawan lakukan pemerasan pada warga di Desa Pandansari, Brebes (Sumber : instagram @undercover.id)

Diduga 3 oknum wartawan lakukan pemerasan pada warga di Desa Pandansari, Brebes (Sumber : instagram @undercover.id)

INFOSEMARANG.COM - Miris, tiga oknum wartawan diduga melakukan pemerasan hingga belasan juta ke warga di Desa Pandansari, Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah.

Kelakuan tiga oknum wartawan tersebut akhirnya berujung diarak warga sekampung.

Ketiganya diketahui mempermasalahkan beberapa warga yang menggunakan air untuk menyiram tanaman saat musim kemarau.

Baca Juga: Bolehkah Non-Eks Tenaga Honorer Daftar PPPK Tenaga Teknis Kemenag?

Dilansir dari @undercover.id, Kepala Desa Pandansari, Irwan Susanto mengungkap kronologi kejadian pada tanggal 21 September 2023 malam kemarin.

Ketiga wartawan tersebut dikepung karena diduga memeras warga.

Akhirnya, diarak keliling kampung oleh masyarakat Desa Pandansari.

Diduga ketiga wartawan tersebut bernisial HM dari Berita Patroli, K dari Lintas Indonseia dan T dari Media Mitra Mabes.

Baca Juga: Gila! Debt Collector Malah Jadikan Kasus Bunuh Diri Akibat Pinjol Ancaman Tagih Hutang Nasabah

Awalnya, pada kamis 14 September 2023 salah satu dari tiga wartawan tersebut menyambangi satu rumah warga di Desa Pandansari, berinisial W.

Mereka mempermasalahkan warga yang menggunakan air untuk menyiram tanaman.

Wartawan itu mengindimidasi warga soal undang-undang penggunaan air saat kemarau.

Baca Juga: Gila! Debt Collector Malah Jadikan Kasus Bunuh Diri Akibat Pinjol Ancaman Tagih Hutang Nasabah

"Warga dipermasalahan karena menggunakan air untuk menyiram tanaman, untuk menakut-nakuti warga ditunjukan pasal pasalnya, karena takut warga sepakat memberikan Rp4juta pada wartawan tersebut," ungkap Irwan, dikutip Infosemarang.com 23 September 2023.

Tak puas, wartawan tersebut kembali, kali ini korbannya berinisial S, dengan membawa masalah yang sama.

Kejadian kedua di rumah S berlangsung tanggal 18 September 2023.

Oknum wartawan tersebut awalnya meminta uang Rp15 Juta, namun korban S tak sanggup, dan hanya membayar Rp10 Juta.

Baca Juga: Pinjol AdaKami Tak Temukan Identitas Nasabah Bunuh Diri, Presdir Beri Tanggapan Begini

Namun pada saat itu, S hanya memberikan panjer Rp2 Juta, dan sisanya pada kamis, 21 September 2023.

Alih-alih mendapatkan uang yang diminta, para oknum wartawan ini dikepung warga, karena mengaku geram dengan tindakan mereka.

"Minta Rp15 Juta, kemudian deal Rp10 juta, namun baru DP Rp2 Juta, sisanya dijanjikan kamis, kemudian pada saat datang kamis menagih sisanya Rp8 Juta warga geram," sambungnya.

Baca Juga: Koleksi 21 Mobil Eva Dwiana, Walikota Wanita Terkaya di Bandar Lampung

"Warga geram dengan kelakuan onkum tersebut lalu diarak ratusan warha ke balai desa, pelaku diamankan ke Polsek Paguyangan," terang kades.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)