Fakta Menarik Tentang Mbok Yem, Pemilik Warung Pecel Tertinggi di Puncak Gunung Lawu

Elsa Krismawati
Senin 02 Oktober 2023, 18:26 WIB
Potret Mbok Yem Gunung Lawu (Sumber : YouTube @agungsmp)

Potret Mbok Yem Gunung Lawu (Sumber : YouTube @agungsmp)

INFOSEMARANG.COM- Gunung Lawu mengalami kebakaran hebat pada penghujung September 2023.

Sedikitnya 910 hektare hangus dilalap api, bahkan sebuah tempat legend yakni Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu ikut menjadi korban.

Mbok Yem merupakan pemilik warung di puncak lawu yang bernama Hargodalem

Baca Juga: WAJIB TAHU! Ini 3 Kode Plastik yang Berbahaya Jika Digunakan Untuk Wadah Makanan dan Minuman

Kisah Mbok Yem, seorang pemilik warung di puncak Gunung Lawu yang telah dikenal sebagai warung tertinggi di dunia.

Tidaklah mengherankan bahwa kisah Mbok Yem menarik perhatian banyak orang.

Sebuah video singkat berdurasi 19 detik yang diunggah kanal YouTube Agungsmp memperlihatkannya ditandu turun dari puncak Gunung Lawu.

Baca Juga: Kembali Terjadi! Kecelakaan di Tol Semarang Libatkan Minibus Pariwisata Bepenumpang

Bagi para pendaki, Mbok Yem bukan sekadar pemilik warung, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari pengalaman mendaki Gunung Lawu.

Wakiyem, atau lebih akrab disapa Mbok Yem, mulai mencuri perhatian sejak lama.

Namun, bagi para pendaki Gunung Lawu, sosoknya sudah menjadi legenda sejak lama.

Baca Juga: Kepsek SMP 2 Cimanggu Bongkar Sikap Pelaku Bullying Saat Kegiatan di Sekolah: Termasuk Siswa...

Perempuan berusia 63 tahun ini bukanlah individu biasa. Dengan tekad dan keberaniannya, dia memutuskan untuk membuka warung di ketinggian 3.150 mdpl, menjadikannya salah satu warung tertinggi di dunia.

Sejak tahun 1980-an, warung sederhananya yang terbuat dari kayu ini telah menjadi tempat perlindungan dan penyegaran bagi para pendaki.

Menjangkau warung Mbok Yem memerlukan usaha keras sekitar 6 hingga 7 jam, tetapi bagi para pendaki, keberadaan warung ini memberikan kehangatan.

Baca Juga: Jadwal PSIS Semarang BRI Liga 1 Bulan Oktober 2023, Motivasi di Jalur Juara

Terutama dalam cuaca yang dingin dan bisa mencapai suhu minus 5 derajat Celsius.

Menjalankan warung di ketinggian bukanlah tugas yang mudah. Cuaca ekstrem, angin kencang, dan tantangan logistik merupakan sebagian kecil dari masalah yang dihadapi.

Namun, Mbok Yem tidak pernah menyerah. Dengan dukungan dari beberapa kerabatnya, dia mampu melayani hingga 300 pendaki dalam sehari.

Baca Juga: Pandawara Batal Bersihkan Pantai Cibutun Sukabumi, Kompak Ditolak Karang Taruna dan Pemdes Sangrawayang

Bahkan, pada momen khusus seperti perayaan Hari Kemerdekaan atau bulan Suro, Gunung Lawu dipenuhi oleh para pendaki, menjadikan warungnya selalu ramai.

"Saya akan tetap berada di sini selama saya masih kuat," ujar Mbok Yem dengan semangat yang membara.

Meskipun dia menjalankan warung di puncak gunung, Mbok Yem tetap menjalankan tradisi mudiknya saat Lebaran setiap tahun.

Baca Juga: Jadwal MotoGP 2023, 15 Oktober 2023 Digelar di Indonesia

Dia turun gunung hanya sekali dalam setahun, tepatnya saat merayakan Lebaran.

Tahun ini, dia kembali turun gunung dengan bantuan tandu, tujuannya sederhana: berkumpul dengan keluarga besar.

Saiful Gimbal, keponakan Mbok Yem, mengonfirmasi bahwa Mbok Yem pulang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar di Desa Gonggang.

Baca Juga: Juru Bicara Prabowo Angkat Bicara, Usai Pernyataan Frontal Ketum Hanura Singgung Bacapres Tak Beristri: Tidak Punya...

"Mungkin dia akan tinggal seminggu di rumah untuk merayakan Lebaran," ungkapnya.

Kisah Mbok Yem adalah cerminan dari tekad, perjuangan, dan cinta kasih.

Meskipun berada di ketinggian, semangatnya untuk berjuang dan menyatukan keluarga selalu menyala.

Bagi banyak pendaki, Mbok Yem bukan hanya pemilik warung, melainkan juga simbol ketekunan dan keberanian.

Baca Juga: WADUH! Venue Pertadingan Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam Berpotensi Dipindah Gara-gara Karhutla

Dia adalah inspirasi yang membuktikan bahwa di mana pun kita berada, dengan tekad yang kuat, kita dapat memberikan makna dan membawa perubahan positif bagi banyak orang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )