WADUH! Venue Pertadingan Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam Berpotensi Dipindah Gara-gara Karhutla

Jeanne Pita W
Senin 02 Oktober 2023, 16:10 WIB
Venue Pertadingan kualifikasi Piala Dunia Berpotensi Dipindah (Sumber : instagram.com/kitagaruda.ina)

Venue Pertadingan kualifikasi Piala Dunia Berpotensi Dipindah (Sumber : instagram.com/kitagaruda.ina)

INFOSEMARANG.COM -- Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kini berdampak pada gelaran kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Timnas Indonesia direncanakan akan bermarkas di Palembang.

Ada pun laga babak kualifikasi Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam yang dijadwalkan untuk digelar pada 12 Oktober 2023 mendatang berpotensi harus pindah lokasi.

Baca Juga: Lowongan Kerja Dosen CPNS Unnes 2023, Cek Kriteria dan Syaratnya

Hal ini disebabkan karena kualitas udara di Palembang menurun akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sehingga laga antara Timnas Indonesia yang akan menjamu Brunei Darussalam di Stadion Jakabaring, Palembang pun harus berpindah lokasi.

Awalnya PSSI memilih Stadion Jakabaring ini sebagai venue yakni atas pertimbangan pemerataan.

"Kemarin memang kenapa kita lakukan di Palembang, karena memang Palembang sebelumnya sudah punya ketetapan untuk kejuaraan lain yang kemarin terkoreksi, saya enggak bisa bilang kejuaraan apa. Inilah kita memberi kesempatan apalagi sudah direnovasi di sana, timnas main di sana. Tapi kalau nanti konteksnya situasi di sana tidak bisa ya pasti akan kita pindahkan," kata Erick di Jakarta, Minggu (1/10/2023).

Baca Juga: Akibat Video Syur Part 2 Rebecca Klopper Terancam Penjara 6-12 Tahun

Erick Thohir pun juga ingin Tim Garuda tidak hanya bermain di Jawa, melainkan juga di Sumatera.

"Kalau nanti konteksnya situasi di sana tidak bisa ya pasti akan kita pindahkan," kata Erick Thohir.

Lebih lanjut, Erick Thohir juga menyampaikan, "Kami ingin memberi kesempatan pertandingan timnas tentu tidak hanya di Jawa, tetapi juga di Sumatra, tadi saudara kita dari Papua juga meminta. Dari Kalimantan dan juga Sulawesi. Saya rasa harus kita dorong ini."

Sebagai informasi, asap kebakaran yang kini tengah menyelimuti berasal dari kebakaran lahan dan hutan di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Baca Juga: 4 Bahaya Gelas dan Botol Plastik Sekali Pakai, Tidak Hanya Berdampak Pada Kesehatan?

Meski saat ini wilayah OKI menjadi prioritas pemadaman kebakaran, namun asap dari wilayah tersebut sudah terbawa angin ke arah Kota Palembang. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)