Profil Nopi Yeni, Kepsek yang Tega Pecat Guru Honorer Gegara Lapor Masalah Pungli PPDB

Arendya Nariswari
Jumat 15 September 2023, 11:58 WIB
Profil Nopi Yeni, Kepsek yang Tega Pecat Guru Honorer Gegara Lapor Masalah Pungli PPDB (Sumber : Instagram/@sdn1cibeureum)

Profil Nopi Yeni, Kepsek yang Tega Pecat Guru Honorer Gegara Lapor Masalah Pungli PPDB (Sumber : Instagram/@sdn1cibeureum)

INFOSEMARANG.COM - Profil Nopi Yeni, Kepsek SDN 1 Cibeureum, Bogor baru-baru ini tengah ramai diperbincangkan oleh publik.

Bukan tanpa alasan, namanya menjadi sorotan usai dengan nekat memecat guru honorer bernama Pak Reza yang melaporkan adanya dugaan pungutan liar di sekolah tempatnya mengajar.

Sebuah barang bukti berupakan chat pribadi membuat pihak pelapor yakni sang guru honorer yakin bahwa terjadi pungutan liar atau pungli.

Baca Juga: Faktor yang Membuat Kebakaran Bromo Sulit Dipadamkan Gegara Flare Prewedding

Kekinian, Wali Kota Bogor yakni Bima Arya Sugiarto sebagai tindakan awal sudah menonaktifkan Nopi Yeni dari jabatannya sebagai seoran kepala sekolah.

Dikutip dari sejumlah sumber, Nopi Yeni sendiri pada tahun 2019 lalu diperomosikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Pada tahun itu bersama 17 orang lainnya oleh Bima Arya, Nopi Yeni diangkat sebagai Kepala SDN Lawang Gintung 4.

Lalu, seiring berjalannya waktu Nopi Yeni kemudian mendapatkan tugas untuk menjadi Kepala Sekolah SDN Cibeureum 1.

Baca Juga: Resmi! Catat Aturan Terbaru Ambang Batas SKD CPNS 2023

Setelah memecat guru honorer yang dianggapnya tidak patuh itu, Nopi Yeni lantas menghadap Inspektorat PPDB dan diberhentikan setelah dimintai keterangan.

Dinilai melanggar kode etik dan hukum, Nopi Yeni menurut Bima Arya menilai sang mantan kepala sekolah tersebut akan mendapatkan sanksi berat sebab terbukti menerima gratifikasi melalui penerimaan siswa baru.

Baca Juga: Kecelakaan Tunggal, Mobil Mercy Terbalik di Gunungpati Arah Ungaran

Pak Reza, guru honorer yang semula nyaris dikeluarkan akhirnya batal dipecat dan dapat kembali mengajar di SDN 1 Cibeureum Bogor.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )