Kalah Tipis 0-1 dari Korea Selatan, Tim U-17 Mendapat Apresiasi dari Pelatih Bima Sakti dan Erick Thohir

Galuh Prakasa
Kamis 31 Agustus 2023, 17:38 WIB
Kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan, Timnas U-17 dapat apresiasi dari Pelatih Bima Sakti dan Erick Thohir. (Sumber : Dok. PSSI)

Kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan, Timnas U-17 dapat apresiasi dari Pelatih Bima Sakti dan Erick Thohir. (Sumber : Dok. PSSI)

INFOSEMARANG.COM -- Pada pertandingan uji coba internasional yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, tim U-17 Indonesia harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-1.

Gol tunggal yang membawa kemenangan untuk Korea Selatan dicetak oleh Bae Ga-on pada menit ke-66.

Pelatih Tim U-17 Indonesia, Bima Sakti menyampaikan apresiasinya kepada skuad Garuda Asia atas usaha keras yang mereka tunjukkan.

Baca Juga: Curhat Wanita 10 Tahun Bertetangga dengan Mantan Suami Jadi Sorotan: Serasa Dipantau 24 Jam

Meski mengakui kekalahan, Bima Sakti merasa puas dengan pelaksanaan skema permainan yang diinginkannya.

"Alhamdulillah kami bisa melalui pertandingan hari ini lawan tim level yang di atas kita. Korea Selatan adalah runner-up Piala Asia U-17 2023," kata Bima Sakti.

"Dari segi taktik, game plan alhamdulillah bisa jalan meski kami kalah. Terimakasih ke pemain, sudah menjalankan skema yang kami buat," tambahnya.

Menurut Bima Sakti, mantan pemain timnas Indonesia era 90 hingga 2000'an, timnya masih membutuhkan peningkatan dalam transisi dari bertahan ke menyerang.

Fokus awalnya adalah pada pertahanan, namun perubahan menuju serangan masih memerlukan waktu dan kemajuan dalam kerjasama tim.

"Kita memang fokus ke defense. Dua minggu kita di Solo dan di Jakarta latihan defense dan dua minggu latihan attacking. Menyerang masih perlu chemistry, itu menjadi evaluasi kita. Apalagi striker Arkhan Kaka baru bergabung semalam," ujar Bima Sakti.

Baca Juga: KDRT di Kota Semarang Meningkat 40 Persen dari 2021 ke 2022, Tahun Ini Tercatat Sudah 142 Kasus

Harapan Kapten Tim U-17 Indonesia untuk Pembenahan

Muhammad Iqbal Gwijangge, kapten tim U-17 Indonesia, berpendapat bahwa timnya telah memberikan performa maksimal dalam pertandingan malam itu.

Namun, ia juga mengakui bahwa masih ada banyak aspek yang perlu ditingkatkan dan dievaluasi.

"Makasih atas support dan dukungan yang datang dan di rumah. Kami sudah maksimal, sudah berani bermain lawan Korea Selatan, sudah mencoba skema main kami, kami akan evaluasi lagi dalam latihan sebelum ke Jerman," kata Iqbal.

Pengamatan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Terhadap Performa Tim

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, memberikan pandangannya terhadap pertandingan tersebut.

Meski tim U-17 Indonesia kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan, Erick melihat sinyal positif dalam pola permainan yang telah terstruktur meski lawan yang dihadapi peringkat dua Asia.

Baca Juga: BIADAB! Ayah di Tangerang Tega Rudapaksa Anak Kandung Sendiri Selama 9 Tahun, Motif Pelaku Terungkap

"Saya rasa ada perbaikan yang sangat signifikan di mana kita lihat pola permainanny. Kalau waktu di Bali kan belum terpola. Kalau sekarang sudah mulai terpola bagaimana di belakang kita rapat lalu ke tengah, ke atasnya (lini depan) memang yang itu harus diperbaikin karena serangan balik beberapa kali itu jadi momentum sebenarnya," ujar Erick Thohir.

Erick optimistis bahwa peningkatan dalam performa tim akan terus terjadi, terutama dengan intensitas latihan yang lebih padat di Jerman.

Namun, Erick juga memberi perhatian pada konsentrasi tim. Menurutnya, kekalahan dalam pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting tentang pentingnya menjaga fokus selama 90 menit pertandingan.

Erick Thohir berpendapat bahwa tim U-17 Indonesia dapat mengambil banyak pelajaran penting dari pertandingan melawan Korea Selatan. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengurangi kesalahan sendiri dalam permainan.

Dengan kerja keras dan pembelajaran dari setiap pertandingan, tim U-17 Indonesia siap menghadapi Piala Dunia U-17 2023 yang akan diadakan di bulan November.

Sebagai tuan rumah, Indonesia berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik di panggung bergengsi ini.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )